kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Pence bertemu Jokowi, ini ekspektasi analis


Kamis, 20 April 2017 / 09:52 WIB


Reporter: Handoyo, Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menerima kunjungan kehormatan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence di Istana Merdeka, Jakarta pagi ini pukul 10:00 WIB.

Pertemuan Presiden Jokowi dan Wapres Pence akan membicarakan sejumlah isu penting, khususnya terkait langkah-langkah kedua negara memperkuat kerja sama bilateral.

Indonesia merupakan negara mayoritas muslim pertama yang dikunjungi Pence. Tapi analis memperkirakan, kedatangan Pence tidak akan membahas soal keagamaan, melainkan hubungan perdagangan kedua negara.

"Sejalan dengan mandat politik Presiden Donald Trump, kunjungan Pence akan terkait hubungan komersial antara AS dan Indonesia," kata Meredith Sumpter, Direktur untuk kawasan Asia dari Eurasia Group pada CNBC

Kedatangan pence ke Asia menunjukkan AS ingin mendorong perdagangan dengan Asia, meski telah meninggalkan Trans-Pacific Partnership (TPP).

"Wapres Pence tahu benar, AS perlu langkah lebih besar setelah meninggalkan TPP untuk memastikan ekonominya tetap yang terkuat," kata Sumpter.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyatakan, kedatangan Mike Pence merupakan simbol peningkatan hubungan bilateral dengan Indonesia. "Selain meningkatkan hubungan bilateral, hubungan AS dengan ASEAN juga dibahas," kata Retno kemarin.

Pence datang ke Jakarta bersama istri Karen Pence dan dua putrinya. Sebelum ke Indonesia, Pence telah mengunjungi Korea Selatan dan Jepang.

Setelah bertemu Presiden Jokowi, rencananya Pence juga akan mengadakan pertemuan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×