kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.737.000   34.000   1,26%
  • USD/IDR 16.973   -20,00   -0,12%
  • IDX 9.135   0,83   0,01%
  • KOMPAS100 1.255   -8,26   -0,65%
  • LQ45 884   -8,74   -0,98%
  • ISSI 334   -0,41   -0,12%
  • IDX30 454   -1,06   -0,23%
  • IDXHIDIV20 538   0,43   0,08%
  • IDX80 140   -1,06   -0,76%
  • IDXV30 149   -0,12   -0,08%
  • IDXQ30 146   -0,09   -0,06%

Pencairan BSU 2026 Rp 900.000: Begini Kata Kemenaker dan BPJS Ketenagakerjaan


Rabu, 21 Januari 2026 / 03:04 WIB
Pencairan BSU 2026 Rp 900.000: Begini Kata Kemenaker dan BPJS Ketenagakerjaan
ILUSTRASI. Kemenaker mengonfirmasi BSU 2026 adalah hoaks. Pelajari tips Kemenaker untuk verifikasi informasi agar tidak terjebak penipuan online. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) buka suara soal unggahan pencairan bantuan subsidi upah atau BSU sebesar Rp 900.000.

Dalam unggahan yang viral di TikTok, BSU 2026 disebut bakal disalurkan pada periode Januari-Februari 2026.

"Alhamdulillah kabar gembira untuk seluruh masyarakat Indonesia bagi yang mempunyai kartu BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan terdapat BSU sebesar Rp 900.000 cair di bulan Januari-Februari 2026," tulis unggahan ini.

"Buruan cek sekarang juga apakah Anda termasuk penerima upah BSU 2026," imbuh unggah TikTok.

Lantas, benarkah pemerintah kembali menyalurkan BSU pada awal 2026?

Kemenaker: Tidak ada informasi terkait BSU 2026

Kepala Biro Humas Kemenaker, Faried Abdurrahman Nur Yuliono memastikan, unggahan soal BSU 2026 yang beredar masif di media sosial, TikTok adalah hoaks.

Dia menyampaikan, penyaluran BSU terakhir kali dilakukan pada 2025.

Program tersebut diberikan kepada 16.048.472 pekerja/buruh yang telah memenuhi persyaratan.

Setelah itu, Kemenaker belum mengeluarkan informasi resmi lagi terkait penyaluran BSU pada 2026.

Baca Juga: Prabowo Temui Wakil PM Inggris dan Kelompok Pengusaha Inggris di Lancaster House

“Perlu kami sampaikan bahwa sampai saat ini belum ada informasi apapun terkait BSU tahun 2026. Jika ke depan terdapat kebijakan baru, Kemenaker akan menyampaikannya secara terbuka melalui kanal resmi,” ucap Faried, dikutip dari laman Kemenaker.

Dia menyarankan kepada masyarakat untuk memeriksa kebenaran informasi yang beredar di media sosial sebelum membagikannya.

Jika masyarakat menemukan kejanggalan terhadapunggahan yang mengatasnamakan program BSU diharapkan untuk segera melapor.

Tujuannya agar informasi tersebut tidak beredar semakin masif dan menimbulkan kerugian di masyarakat.

Tidak ada pendaftaran BSU 2026

Lebih lanjut, Faried memastikan bahwa pihaknya tidak pernah menyebarkan tautan pendaftaran program BSU 2026.

Dia menyampaikan, unggahan yang mengatasnamakan program BSU dan menyertakan tautan justru mengindikasikan penipuan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada hoaks dan disinformasi tentang BSU, khususnya yang mengarahkan pendaftaran melalui tautan tidak resmi, karena BSU tidak memerlukan pendaftaran mandiri," ucapnya.

Baca Juga: Prabowo Temui PM Inggris di London, RI-Inggris Lanjutkan Kemitraan di Sektor Maritim

Oleh sebab itu, Faried menyarankan kepada masyarakat untuk lebih waspada dan tidak mudah percaya dengan informasi palsu yang beredar, terutama yang memuat tautan pendaftaran tidak resmi karena bisa berpotensi penipuan.

Informasi resmi dari Kemenaker dapat diperoleh melalui laman bsu.kemnaker.go.id dan media sosial resmi Kementerian Ketenagakerjaan.

Adapun informasi yang disampaikan di luar kanal resmi pemerintah yang mengatasnamakan program BSU patut dicurigai karena bisa berpotensi penipuan dan menimbulkan keresahan di masyarakat.




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×