kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.732   -126,73   -1,85%
  • KOMPAS100 895   -20,28   -2,22%
  • LQ45 659   -11,16   -1,67%
  • ISSI 243   -4,50   -1,82%
  • IDX30 372   -5,18   -1,37%
  • IDXHIDIV20 456   -5,33   -1,15%
  • IDX80 102   -1,96   -1,88%
  • IDXV30 130   -1,76   -1,33%
  • IDXQ30 119   -1,17   -0,97%

Pemprov DKI berencana bangun Metro Kapsul


Senin, 17 Maret 2014 / 21:49 WIB
ILUSTRASI. Deretan permukiman penduduk dan gedung bertingkat di Jakarta, Sabtu (26/2/2022). ANTARA FOTO/Aprillio Akba/foc.


Sumber: Kompas.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengungkapkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerima usulan pembangunan transportasi massal berbasis rel yang bernama metro kapsul.

Menurut Basuki, usulan tersebut didapatnya setelah menerima proposal yang diberikan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo di Balaikota Jakarta, Senin (17/3/2014) siang. 

"Tadi Pak Gubernur menunjukkan desain baru transportasi. Beliau suruh saya pelajari. Namanya metro kapsul," kata Basuki, Senin sore. 

Karena masih mempelajari, Basuki mengaku belum mengetahui pasti mengenai jenis rel dan rute yang akan dibangun. Namun, dari pemaparan pihak yang mengajukan pembangunan proyek tersebut, metro kapsul dapat mengangkut penumpang hingga 150.000 per hari, dan hanya membutuhkan tiang pancang yang lebih sedikit. 

Dengan jumlah penumpang tersebut, kata Basuki, metro kapsul dapat mengangkut penumpang lebih banyak dari bus transjakarta, tetapi lebih sedikit dari mass rapid transit (MRT). Namun, Basuki belum mau membeberkan perusahaan yang mengajukan proyek tersebut. 

"Yang pasti itu swasta dan jenis keretanya sama dengan yang mau dibangun di Bandung," ujarnya. (
Alsadad Rudi)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×