kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.736   51,00   0,29%
  • IDX 6.371   -228,56   -3,46%
  • KOMPAS100 843   -31,00   -3,55%
  • LQ45 635   -16,26   -2,50%
  • ISSI 228   -10,12   -4,25%
  • IDX30 361   -7,63   -2,07%
  • IDXHIDIV20 447   -8,36   -1,83%
  • IDX80 97   -3,13   -3,13%
  • IDXV30 125   -3,42   -2,67%
  • IDXQ30 117   -1,94   -1,63%

Pemerintah upayakan bantuan untuk mendukung perkuliahan online di daerah 3T


Kamis, 20 Agustus 2020 / 15:37 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah upayakan bantuan untuk mendukung perkuliahan online di daerah 3T. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/aww.


Penulis: Tiyas Septiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Semenjak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, segala bentuk aktivitas tatap muka ditiadakan. Salah satunya perkuliahan di semua universitas. 

Perkuliahan yang semula tatap muka diganti dengan perkuliahan daring. Tidak jarang mahasiswa dan dosen mengalami kendala dengan sistem ini.

Baca Juga: Tata cara dan jadwal registrasi mahasiswa baru UB jalur SBMPTN 2020

Yang paling berdampak adalah mahasiswa di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Banyak dari mereka yang tidak memiliki gawai dan keterbatasan akses internet serta pulsa. 

Untuk mengatasinya pemerintah, mengupayakan berbagai bantuan. Hal ini disampaikan oleh Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti), Nizam, yang dikutip dari situs resmi Kemendikbud (19/08).

Dalam upaya mensukseskan pembelajaran jarak jauh, Dirjen Dikti melakukan koordinasi dengan berbagai pihak. Salah satunya dengan menggandeng penyedia layanan internet dan Kementerian Kominfo. 

Pemerintah berupaya menyediakan platform pembelajaran yang bisa diakses gratis serta layanan internet. Untuk daerah 3T sendiri, Nizam berkoordinasi dengan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI). 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×