kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   -17.000   -0,65%
  • USD/IDR 17.988   -10,00   -0,06%
  • IDX 6.122   -26,16   -0,43%
  • KOMPAS100 793   -5,23   -0,65%
  • LQ45 608   -3,65   -0,60%
  • ISSI 212   -0,09   -0,04%
  • IDX30 337   -1,94   -0,57%
  • IDXHIDIV20 427   -0,46   -0,11%
  • IDX80 91   -0,65   -0,71%
  • IDXV30 115   -0,40   -0,35%
  • IDXQ30 110   -0,10   -0,09%

Pemerintah bertekad minimalisir ongkos logistik


Kamis, 30 Oktober 2014 / 19:03 WIB
ILUSTRASI. MPASI


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) bertekad akan terus memperbaiki iklim investasi di dalam negeri. Setelah sebelumnya berkomitmen akan memangkas proses perizinan investasi, kali ini Jokowi melalui Kementerian Perhubungan akan melakukan gebrakan dalam membenahi permasalahan logistik di dalam negeri.

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan bertekad akan menekan biaya logistik yang saat ini masih mencapai 25% hingga ke tingkatan seminimal mungkin. Untuk mewujudkan tujuan tersebut, dalam waktu dekat ini Kementerian Perhubungan akan mengumpulkan sejumlah pihak, termasuk asosiasi logistik, pelaku pasar, dan operator transportasi untuk menjaring masukan agar upaya tersebut bisa segera dilakukan.

"Saya akan bicara dengan teman- teman semua kalau sepakat dengan rencana kami bagus, kalau tidak sepakat ya harus sepakat," kata Jonan Kamis (30/10).

Jonan berharap, keinginan pemerintah untuk memangkas biaya logistik tersebut disambut baik semua pihak. Sehingga, biaya logistik bisa segera dipangkas. "Kalau ini bisa turun 10%- 5% saja, saya yakin bisa memperbaiki semua sedikit demi sedikit," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×