kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pemerintah targetkan penambahan 1000 pengawas konstruksi


Kamis, 01 Maret 2018 / 22:38 WIB
Pemerintah targetkan penambahan 1000 pengawas konstruksi
ILUSTRASI. Tiang pancang Tol Becakayu roboh


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komite Keselamatan Konstruksi dalam waktu dekat akan mewajibkan penambahan pengawas konstruksi infrastruktur di Tanah Air. Penambahan pengawas ini diperuntukkan bagi proyek yang tengah dibangun saat ini.

Anggota Komite Keselamatan Konstruksi, Danis H. Sumadilaga menyatakan pemerintah menargetkan menambah 1.000 pengawas lapangan.

Penambahan pengawas ini akan segera dilakukan pelatihan untuk sertifikasi pekerja konstruksi. "Mungkin bulan depan kita akan segera mulai," kata Danis, Kamis (1/3).

Dalam tempo dua bulan, Ditjen Bina Konstruksi akan memberikan pelatihan sertifikasi. Dirinya menjelaskan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan menanggung biaya pelatihan pengawas tersebut.

Tapi untuk honor pengawas, Danis berujar perusahaan pemilik proyek yang akan menanggung penambahan anggaran terkait hal itu.

Lantaran proyek-proyek yang akan ditambah pengawas merupakan proyek dengan kontrak yang sudah berjalan. "Honor pengawasan bukan dari PUPR, tapi dalam kontrak pelaksanaan proyek," pungkas Danis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×