kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.892   34,00   0,19%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Pemerintah susun masterplan proyek kereta Surabaya


Senin, 05 Mei 2014 / 15:36 WIB
ILUSTRASI. Unit hunian Summarecon Crown Gading (SCG) milik PT Summarecon Agung Tbk


Reporter: Agus Triyono | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pemerintah saat ini sedang membuat masterplan baru untuk pengembangan sarana transportasi perkeretaapian di Surabaya, Jawa Timur.

Langkah ini dilakukan untuk mengakomodir pengembangan Pelabuhan Internasional Teluk Lamong dan Tanjung Perak yang saat ini sedang dilakukan oleh pemerintah.

Dengan penyusunan masterplan ini, rencananya, kereta api di Surabaya tidak hanya akan digunakan untuk mengangkut penumpang, tapi juga barang.

Bambang Susantono, Wakil Menteri Perhubungan mengatakan, dalam masterplan yang saat ini sedang disusun oleh pemerintah pusat, setidaknya ada beberapa infrastruktur perkeretaapian yang akan dikembangkan di Surabaya.

Pertama, monorel kontainer. Pembangunan infrastruktur ini dilakukan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas truk pengangkut kontainer di tengah kota Surabaya.

"Pelindo III akan yang akan bangun monorel ini, rencananya ini akan menghubungkan Pelabuhan Kalilamong dengan Tanjung Perak," kata Bambang di Jakarta Senin (5/5).

Ke dua, trem. Pembangunan infrastruktur trem ini dilakukan untuk memenuhi permintaan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Sedangkan yang ke tiga, pengembangan kereta api bandara.

Bambang mengatakan, bahwa saat ini masterlan tengah dikonsolidasikan dengan berbagai pihak. "Targetnya konsolidasi ini akan diselesaikan dalam waktu tiga bulan ini," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×