kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Pemerintah siapkan 3 langkah antisipasi membengkaknya kuota BBM subsidi


Senin, 21 Maret 2011 / 12:32 WIB
ILUSTRASI. Presiden China Xi Jinping meningatkan risiko munculnya gelombang kedua penyebaran wabah corona,


Reporter: Mohamad Jumasri, | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah menyiapkan tiga langkah untuk mengantisipasi kelebihan permintaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi. Langkah ini sebagai konsekuensi batalnya pengaturan BBM bersubsidi pada April mendatang.

Pertama, pemerintah akan meningkatkan pengawasan dengan memperkuat kelembagaan dan sosialisasi. "Agar tidak ada lagi pembelian dengan memakai jirigen oleh konsumen," katanya dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Senin (21/3).

Kedua, mengintesifkan persiapan alat kendali dan sistem pendukung sewaktu program pengaturan BBM bersubsidi dilaksanakan. Ketiga, mengembangkan bahan bakar alternatif yang terjangkau di samping pertamax. "Untuk kendaraan mobil pribadi yang tidak boleh menggunakan BBM bersubsidi," tambahannya.

Batalnya program pembatasan BBM bersubsidi diperkirakan meningkatkan kuota. Diperkirakan, volume total BBM bersubsidi mencapai 42 juta Kiloliter (KL).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×