Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Khomarul Hidayat
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah kembali mencatatkan hasil positif dalam lelang Surat Utang Negara (SUN) yang digelar pada Selasa, 31 Maret 2026. Dari total penawaran yang masuk sebesar Rp 58,22 triliun, pemerintah menyerap dana sebesar Rp 40 triliun.
Berdasarkan pengumuman Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, lelang kali ini mencakup sembilan seri, terdiri dari tiga seri Surat Perbendaharaan Negara (SPN) dan enam seri obligasi negara dengan kupon tetap (Fixed Rate/FR).
Pada instrumen jangka pendek, seri SPN01260502 mencatat penawaran masuk sebesar Rp 4,75 triliun dengan nominal dimenangkan Rp1 triliun. Yield rata-rata tertimbang tercatat 4,90% dengan jatuh tempo 2 Mei 2026.
Baca Juga: Ekonom Sebut Peran Bank Serap SBN Bisa Jadi Perpanjangan Tangan Pemerintah
Sementara itu, SPN12260702 memperoleh penawaran Rp1,15 triliun dan seluruhnya diserap, dengan yield 5,30% serta jatuh tempo 2 Juli 2026.
Seri SPN12270401 juga menunjukkan minat kuat dengan penawaran Rp6,6 triliun dan nominal dimenangkan Rp5 triliun. Yield rata-rata seri ini mencapai 5,45% dengan jatuh tempo 1 April 2027.
Di kelompok obligasi tenor menengah hingga panjang, seri FR0109 mencatat penawaran terbesar sebesar Rp19,93 triliun, dengan nominal dimenangkan Rp16,7 triliun. Yield rata-rata tertimbang tercatat 6,57944% dengan kupon 5,875% dan jatuh tempo 15 Maret 2031.
Seri FR0108 memperoleh penawaran Rp12,22 triliun dengan nominal dimenangkan Rp7,4 triliun. Yield berada di level 6,86968% dengan kupon 6,50% dan jatuh tempo 15 April 2036.
Adapun seri FR0106 mencatat penawaran Rp4,91 triliun dengan nominal dimenangkan Rp1,7 triliun. Yield rata-rata mencapai 6,93934% dengan kupon 7,125% dan jatuh tempo 15 Agustus 2040.
Selanjutnya, seri FR0107 menyerap Rp2,4 triliun dari penawaran Rp3,16 triliun, dengan yield 6,91792% dan kupon 7,125%. Obligasi ini akan jatuh tempo pada 15 Agustus 2045.
Baca Juga: Tahan Kenaikan Yield SBN, Purbaya Suntik Likuiditas Rp 100 Triliun ke Perbankan
Untuk tenor panjang, seri FR0102 mencatat penawaran Rp1,91 triliun dengan nominal dimenangkan Rp1,5 triliun. Yield tercatat 6,92994% dengan kupon 6,875% dan jatuh tempo 15 Juli 2054.
Sementara itu, seri FR0105 memperoleh penawaran Rp3,59 triliun dengan nominal dimenangkan Rp3,15 triliun. Yield berada di level 6,92991% dengan kupon 6,875% dan jatuh tempo 15 Juli 2064.
Dari sisi permintaan investor, bid-to-cover ratio tertinggi tercatat pada seri SPN01260502 sebesar 4,75 kali, mencerminkan minat kuat pada instrumen jangka pendek. Sementara seri lainnya berada di kisaran 1,00 hingga 2,89 kali.
"Tanggal setelmen atau penerbitan seluruh seri SUN akan diterbitkan pada 2 April 2026," tulis pengumuman tersebut, Kamis (2/4/2026).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













