kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.809.000   -16.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.222   -19,00   -0,11%
  • IDX 7.107   -22,97   -0,32%
  • KOMPAS100 961   -5,51   -0,57%
  • LQ45 687   -4,03   -0,58%
  • ISSI 257   -1,74   -0,67%
  • IDX30 379   -2,57   -0,67%
  • IDXHIDIV20 465   -6,38   -1,35%
  • IDX80 108   -0,59   -0,55%
  • IDXV30 136   -1,32   -0,96%
  • IDXQ30 121   -1,18   -0,97%

Pemerintah petakan investasi hijau di Papua, bagaimana dengan pengembangan sawit?


Selasa, 25 Februari 2020 / 17:26 WIB
ILUSTRASI. Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Noverius Laoli

Lebih lanjut, Plt. Deputi bidang Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan Nani Hendiarti mengatakan, Kemenko Maritim dan Investasi mengatakan sudah memiliki rancangan sektor dan komoditas apa saja yang akan diusulkan sebagai investasi hijau di Papua dan Papua Barat.

Sejauh ini, komoditas yang ditawarkan mulai dari kakao, kopi, vanila, rempah. rumput laut, udang, perikanan hingga ecotourism. "Tetapi dalam persiapan ada tambahan usulan, baik dari Bappenas yang menyarankan sagu, BKPM ada pala. Jadi masih berkembang," tutur Nani.

Baca Juga: Phintraco Sekuritas perkenalkan pasar modal hingga ke pesantren

Nani juga mengatakan, nanti dalam High Level Meeting tersebut akan dilihat seperti apa minat investor dalam investasi hijau ini. Menurutnya, sudah ada beberapa investor yang memang menunjukkan ketertarikannya pada bidang tertentu.

Bila nanti sudah dilakukan pertemuan untuk membahas investasi hijau ini, nanti akan dikerucutkan sektor mana yang sudah siap untuk didorong sebagai investasi hijau terlebih dahulu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×