kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.704.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.310   25,00   0,15%
  • IDX 6.803   14,96   0,22%
  • KOMPAS100 1.005   -3,16   -0,31%
  • LQ45 777   -4,08   -0,52%
  • ISSI 212   1,22   0,58%
  • IDX30 402   -2,62   -0,65%
  • IDXHIDIV20 484   -3,58   -0,73%
  • IDX80 114   -0,52   -0,46%
  • IDXV30 119   -0,94   -0,79%
  • IDXQ30 132   -0,40   -0,30%

Pemerintah Pastikan Ketersediaan Pangan Jelang Imlek dan Idul Fitri 2025


Rabu, 22 Januari 2025 / 23:04 WIB
Pemerintah Pastikan Ketersediaan Pangan Jelang Imlek dan Idul Fitri 2025
Menteri Perdagangan Budi Santoso, atau Mendag Busan, bersamaMenteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan memantau harga dan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Pabaeng-Baeng, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat, (17/1). Pemerintah memastikan pasokan pangan pokok cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Imlek dan Idulfitri 2025.


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah memastikan pasokan pangan pokok cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Imlek dan Idulfitri 2025. 

Pernyataan ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, usai Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) terkait Penyerapan Gabah Petani di kantor Kemenko Pangan, Rabu (22/1). 

“Dalam menghadapi Imlek dan bulan puasa, persediaan pangan aman dan stok cukup,” ujar Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas. 

Baca Juga: Ada Imlek dan Idul Fitri, HERO Bidik Lonjakan Penjualan pada Kuartal I-2025

Meski demikian, Zulhas mengakui masih terdapat sejumlah komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga, seperti minyak goreng dan gula. 

“Harga minyak, termasuk minyak curah, mengalami sedikit kenaikan, begitu juga dengan gula. Kami akan mengadakan rapat lanjutan untuk mengevaluasi penyebabnya dan menentukan kebijakan yang perlu diambil,” tambahnya.

Impor Daging untuk Menjaga Pasokan

Dalam persiapan menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), pemerintah juga memastikan ketersediaan daging. Salah satu langkah yang diambil adalah impor daging sapi dengan total sebanyak 180.000 ton. 

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menjelaskan bahwa volume impor ini mencakup berbagai jenis daging, termasuk daging beku dan sapi bakalan.

Baca Juga: Sinar Mas Land Gelar ToppingOff DP MallExpansion Semarang,Buka Jelang Idul Fitri 2025

“Keputusan impor ini telah mempertimbangkan berbagai faktor, seperti kebutuhan pasar domestik, konversi sapi bakalan menjadi karkas, hingga kesiapan daging untuk konsumsi. Selain itu, isu seperti wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) juga menjadi salah satu pertimbangan,” jelas Arief di Jakarta Pusat, Rabu (22/1).

Selain daging sapi, pemerintah juga akan mengimpor daging kerbau sebanyak 100.000 ton. Impor ini dilakukan melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pangan, yaitu ID Food, guna menjaga pasokan dan menstabilkan harga. 

“Setiap tahun, impor daging kerbau biasanya sekitar 100.000 ton. Daging ini umumnya digunakan untuk stabilisasi harga,” ungkap Arief.

Baca Juga: 2025, Ini Tanggal Awal Ramadhan & Idul Fitri 1446 H, Cek Jadwal Resmi Cuti Bersama

Pemerintah berharap langkah-langkah ini dapat memastikan ketersediaan bahan pangan yang cukup dan harga yang stabil selama periode perayaan keagamaan mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

[X]
×