CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Pemerintah menegaskan tak ada sedikitpun relaksasi PSBB


Kamis, 14 Mei 2020 / 17:12 WIB
ILUSTRASI. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Senin (4/5/2020).(DOKUMENTASI BNPB)


Reporter: Abdul Basith | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona (Covid-19) Achmad Yurianto menegaskan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih terus berjalan.

Oleh karena itu, kegiatan yang dilakukan selama PSBB pun masih terhatas pada aturan PSBB. Hal itu diharapkan menjadi upaya disiplin bagi masyarakat dalam mencegah penularan Covid-19.

Baca Juga: Penerapan PSBB Malang Raya dimulai Minggu 17 Mei 2020, sosialisasi digenjot

"Pemerintah sampai saat ini tidak melakukan relaksasi sedikit pun terhadap PSBB," ujar Yuri saat memberikan keterangan pers di Graha BNPB, Kamis (14/5).

Meski begitu, pemerintah mendorong upaya maksimal dalam pemulihan ekonomi di tengah pandemi. Antara lain dengan mengoptimalkan hal yang bisa dilakukan dalam PSBB.

Antara lain adalah dengan mendorong industri yang mendapat pengecualian untuk beroperasi. Operasional juga dengan mengoptimalkan sumber daya dengan minim risiko.

Baca Juga: Hadapi Lebaran, Bank BJB siapkan uang tunai Rp 13,3 triliun

Masyarakat dengan usia di bawah 45 tahun memiliki kerentanan yang lebih rendah. Sementara berdasarkan data untuk pasien di atas usia 45 tahun berpotensi mengalami sakit berat bila terpapar Covid-19.

"Pada sektor yang sudah diizinkan alangkah lebih baik kita menempatkan kelompok yang lebih muda untuk diberi kesempatan menjalankan ekonomi," terang Yuri.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×