kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.612.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 17.983   12,00   0,07%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

Pemerintah memperpanjang penyaluran bansos ke masyarakat, sampai kapan?


Senin, 18 Mei 2020 / 19:27 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Khomarul Hidayat

Pada awalnya, nominal bansos sembako Jabdetabek dan bansos non-tunai Jabodetabek yang diberikan adalah sebesar Rp 600.000/bulan. Nah, mulai bulan Juli sampai Desember mendatang, nominal bansos ini akan dikurangi menjadi Rp 300.000/bulan.

"Bansos ini akan diberikan 9 bulan hingga Desember 2020, dengan perhitungan untuk Juli sampai Desember perhitungannya menjadi hanya Rp 300.000/bulan dari yang tadinya Rp 600.000/bulan," ujar Sri Mulyani.

Baca Juga: Sebanyak 12.829 desa telah menyalurkan BLT dana desa

Ketiga, untuk bantuan langsung tunai (BLT) dana desa yang mencakup sekitar 11 juta keluarga penerima manfaat (KPM), akan diperpanjang menjadi 6 bulan. Dimulai sejak bulan April sampai Oktober 2020 mendatang. Sama seperti bansos sembako, Menkeu juga memangkas dana bantuan BLT dana desa menjadi Rp 300.000/bulan.

"Ini semuanya merupakan upaya untuk mengurangi dampak corona terhadap posisi konsumsi, yaitu memberikan masyarakat bantuan agar mereka tetap bisa menjaga konsumsi pada level basic needs-nya," kata Sri Mulyani.

Baca Juga: Pemerintah akan salurkan bansos besar-besaran sebelum Lebaran

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×