Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah masih menyiapkan regulasi terkait rencana pemberian insentif motor listrik sebesar Rp 5juta per unit.
Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan kebijakan ini akan diterapkan usai Peratuan Menteri Keuangan (PMK) rilis.
“Jadi Kita tunggu ininya ya, apa, PMK-nya ya. Tunggu PMK-nya,” terang Agus di Istana Merdeka, Senin (16/8/2026).
Baca Juga: Jalan dan Bangunan Rusak Akibat Gempa NTT, Kementerian PU: Pendataan Masih Berjalan
Walau begitu, Agus memastikan secara teknis kebijakan ini siap diterapkan. Hanya saja, belum bisa diimplementasikan karena masih menunggu payung hukumnya.
“Kita udah siap, Kementerian Perindustrian sebagai kementerian teknis udah siap. Kita tunggu PMK-nya aja. Once PMK-nya selesai, baru kita sesuaikan,” tegas Agus.
Lebih lanjut, terkait dengan merk motor yang akan diberikan insentif, Agus menjawab hal itu akan dibahas oleh banyak pihak termasuk BPI Danantara.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan nilai subsidi yang sedang dikaji berkisar Rp 5 juta per unit. Skema pemberian bantuan nantinya tidak dilakukan sekaligus, melainkan secara bertahap menyesuaikan kesiapan anggaran negara.
Purbaya menyebut pemerintah tetap berhati-hati dalam menyusun kebijakan tersebut. Ia menegaskan bahwa tidak semua pembelian akan langsung mendapatkan subsidi dalam waktu bersamaan.
“Tahun ini (ada subsidi motor listrik). Ya enggak semuanya, bertahaplah. Subsidi mungkin Rp 5 juta per motor atau lebih," ujar Purbaya dalam Media Briefing di Jakarta, Jumat (24/4/2026).
Menurut dia, rencana ini telah dikoordinasikan dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan telah memperoleh arahan dari Presiden Prabowo Subianto. Namun, implementasi program sangat bergantung pada ketersediaan anggaran dalam APBN.
"Saya sudah diskusi dengan Pak Airlangga juga. Dia setuju dengan jumlah yang nanti diatur-aturkan. Saya sudah minta tanggapan Pak Presiden juga, beliau sudah memberi petunjuk. Jalankan kalau anggarannya ada," katanya
Baca Juga: Pemerintah Naikkan Target Investasi 2027 Menjadi Rp 2.322 Triliun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
