kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.023.000   -45.000   -1,47%
  • USD/IDR 16.842   2,00   0,01%
  • IDX 8.336   55,59   0,67%
  • KOMPAS100 1.172   8,78   0,75%
  • LQ45 846   8,75   1,04%
  • ISSI 297   2,52   0,86%
  • IDX30 446   4,49   1,02%
  • IDXHIDIV20 535   5,74   1,09%
  • IDX80 131   1,02   0,79%
  • IDXV30 144   1,63   1,15%
  • IDXQ30 144   1,57   1,10%

Pemerintah Klaim Program MBG Rp 355 Triliun Ciptakan 3 Juta Lapangan Kerja di 2026


Selasa, 03 Februari 2026 / 12:36 WIB
Pemerintah Klaim Program MBG Rp 355 Triliun Ciptakan 3 Juta Lapangan Kerja di 2026
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Pemerintah mengklaim program Makan Bergizi Gratis berpotensi menciptakan hingga tiga juta lapangan kerja.(KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pemerintah mengklaim program Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi menciptakan hingga tiga juta lapangan kerja, seiring dengan besarnya anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, belanja pemerintah untuk program MBG mencapai sekitar Rp 80 triliun per kuartal. Secara total, anggaran MBG pada 2026 mencapai Rp 335 triliun.

“Belanja program MBG per kuartal sekitar Rp 80 triliun. Tahun lalu, belanja dukungan ekonomi sekitar Rp 37 triliun. Jika dibelanjakan dua kali lipat, pertumbuhan bisa tercipta. Program ini menciptakan sekitar tiga juta lapangan kerja,” ujar Airlangga dalam Indonesia Economic Summit (IES) di Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga: Pemerintah Siapkan Rp 12 Triliun Bansos Pangan untuk Ramadan–Lebaran 2026

Airlangga menjelaskan, berdasarkan perhitungan pemerintah, setiap pertumbuhan ekonomi 1% dapat menyerap sekitar 400.000 tenaga kerja. Dengan demikian, dampak ekonomi dari program MBG diperkirakan setara dengan kontribusi pertumbuhan sekitar 7%, asalkan rantai pasok berjalan dengan baik.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi salah satu dasar optimisme pemerintah dalam mengejar target pertumbuhan ekonomi sebesar 8% pada 2028.

“Dengan catatan supply chain bekerja optimal, target pertumbuhan 8% pada 2028 sangat masuk akal untuk dicapai,” kata Airlangga.

Baca Juga: Transaksi Keuangan Mencurigakan Naik, PPATK: Perputaran Dana Rp 2.085 Triliun di 2025

Sebagai informasi, pada tahun 2025 realisasi anggaran MBG mencapai RP 51,5 triliun atau terserap 72,5% dari pagu APBN 2025 yang sebesar Rp 71 triliun.

Selanjutnya: BNI Catat Pertumbuhan Kredit Dua Digit, Bidik 8–10% di 2026

Menarik Dibaca: Fitur Canggih Vivo X200T: Android 16 dan AI Bikin Hidup Mudah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×