kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.559.000   -11.000   -0,43%
  • USD/IDR 18.130   -72,00   -0,40%
  • IDX 5.143   -139,49   -2,64%
  • KOMPAS100 665   -20,51   -2,99%
  • LQ45 524   -15,83   -2,93%
  • ISSI 172   -4,38   -2,47%
  • IDX30 294   -8,75   -2,89%
  • IDXHIDIV20 395   -10,57   -2,61%
  • IDX80 77   -2,31   -2,92%
  • IDXV30 109   -2,52   -2,25%
  • IDXQ30 99   -2,74   -2,69%

Pemerintah klaim kurangi anggaran belanja PNS


Senin, 24 Februari 2014 / 20:04 WIB
ILUSTRASI. Polisi terlihat di antara gas air mata saat pengunjuk rasa terus melakukan protes atas kematian George Floyd saat ditahan oleh polisi Minneapolis, di Minnepolis, Minnesota, Amerika Serikat, Sabtu (30/5/2020). REUTERS/Leah Millis


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Pemerintah mengklaim berhasil mengurangi belanja pegawai Kementerian dan Lembaga pada tahun 2013. Dari  data Unit Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4), belanja pegawai turun dari 98 persen menjadi 94 persen.

Hal ini merupakan hasil dari tuntutan beberapa pihak mengenai anggaran belanja pegawai negeri sipil (PNS) yang besar namun tidak efisien.

"Banyak yang mengkritisi belanja pegawai naik apakah performance-nya bisa diharapkan," ujar Kepala UKP4, Kuntoro Mangkusubroto, di Kick Off TEPPA, di Hotel Le Meridien, Senin (24/2/2014).

Kuntoro pun yakin jika pada tahun lalu anggaran belanja pegawai PNS bisa dikurangi, di tahun-tahun mendatang pemerintah bisa mengurangi anggaran belanja yang tidak efisien. Dalam hal ini pengurangan perjalanan dinas dan pembelian barang dan jasa yang tidak perlu.

"Namun dengan realisasi ini, kita bisa menekannya," ungkap Kuntoro.

Kuntoro menambahkan, pada tahun lalu PNS tidak melakukan pengadaan yang berlebihan. Padahal tiap tahun pagu anggaran belanja Kementerian dan Lembaga dari belanja pegawai naik 21 persen.

"Hali ini menggambarkan kinerja yang menggembirakan dari PNS," papar Kuntoro. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×