kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pemerintah klaim sukses kurangi anggaran PNS


Senin, 24 Februari 2014 / 14:14 WIB
ILUSTRASI. Memahami Lebih Dalam, Apa Itu Social Butterfly?


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Dari data Unit Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) belanja pegawai Kementerian dan Lembaga turun dari 98 persen menjadi 94 persen di tahun 2013.

Hal ini merupakan hasil dari tuntutan beberapa pihak mengenai anggaran belanja pegawai negeri sipil (PNS) yang besar namun tidak efisien.

"Banyak yang mengkritisi belanja pegawai naik apakah performance-nya bisa diharapkan," ujar Kepala UKP4, Kuntoro Mangkusubroto, di Kick Off TEPPA, di Hotel Le Meridien, Senin (24/2/2014).

Kuntoro pun yakin jika pada tahun lalu anggaran belanja pegawai PNS bisa dikurangi, di tahun-tahun mendatang pemerintah bisa mengurangi anggaran belanja yang tidak efisien. Dalam hal ini pengurangan perjalanan dinas dan pembelian barang dan jasa yang tidak perlu.

"Namun dengan realisasi ini, kita bisa menekannya," ungkap Kuntoro.

Kuntoro menambahkan, pada tahun lalu PNS tidak melakukan pengadaan yang berlebihan. Padahal tiap tahun pagu anggaran belanja Kementerian dan Lembaga dari belanja pegawai naik 21 persen.

"Hali ini menggambarkan kinerja yang menggembirakan dari PNS," papar Kuntoro. (Adiatmaputra Fajar Pratama)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×