Reporter: Tim KONTAN | Editor: Indah Sulistyorini
KONTAN.CO.ID - Jakarta — Indonesia memasuki periode yang penuh dengan isu kebijakan menjelang tahun 2026, di antaranya yaitu penetapan upah, perencanaan energi, dan eksekusi investasi.
Riset Samuel Sekuritas Indonesia pada Kamis (27/11/2025) menilai, pemerintah tengah mempertimbangkan berbagai aspek untuk memastikan respons yang diambil terarah dan menjaga stabilitas untuk kesinambungan pertumbuhan ekonomi. Misalnya dalam penetapan formula upah minimum.
"Penundaan penetapan UMP menandakan upaya mencari keseimbangan antara kesejahteraan pekerja dan kapasitas dunia usaha," tulis riset Samuel Sekuritas Indonesia, Kamis (27/11/2025).
Riset yang sama juga menyoroti rencana investasi besar, mulai dari ekspansi energi PLN yang mencapai triliunan rupiah hingga proyek hilirisasi yang didukung Tiongkok. Sejalan dengan fokus pemerintah untuk memperkuat hilirisasi industri dan memperluas lapangan kerja.
"Hal ini menunjukkan momentum yang terus berlanjut dalam penguatan industri dan penciptaan lapangan kerja," demikian bunyi laporan tersebut.
Sementara program magang dan hilirisasi menunjukkan dorongan pemerintah pada pertumbuhan berbasis produktivitas. Program ini bertujuan meningkatkan kesiapan tenaga kerja dan menekan pengangguran pemuda.
Dalam aspek tata kelola, pemerintah dinilai terus mendorong transparansi dan pengawasan terhadap kinerja institusi di tengah meningkatnya sorotan publik.
Di bidang kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), riset Samuel Sekuritas Indonesia menyebut pengawasan tetap ketat di saat Indonesia bersiap memasuki tahun yang penting bagi kebijakan AI dan regulasi keamanan digital. "Gejolak global di sektor AI dapat mempengaruhi arah kebijakan digital Indonesia," tutup laporan tersebut.
Selanjutnya: Event Admin Abuse Fish It Pagi ini (30/11/2025) Jam 8, Ayo Login Sekarang!
Menarik Dibaca: Promo Emado's Crazy Sale sampai 7 Desember, 3 Ekor Ayam dan Sambal Cuma Rp 99.000
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













