kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Pemerintah ingin AS tingkatkan investasi


Senin, 03 September 2012 / 16:02 WIB
ILUSTRASI. Olimpiade jepang. REUTERS/Kim Kyung-Hoon


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah akan memanfaatkan kedatangan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton kali ini untuk meningkatkan hubungan kerjasama ekonomi kedua negara. Terutama untuk meningkatkan nilai investasi Amerika di Indonesia.

"Bidang ekonomi fokus terhadap masalah peningkatan perdagangan antar dua negara dan investasi di Indonesia harus ditingkatkan karena selama ini ada kecenderungan investasi Amerika terkonsentrasi," kata Menter Luar Negeri Marty Natalegawa, Senin (3/9).

Marty menambahkan, pemerintah ingin mendorong investasi Amerika lebih mengarah pada sektor infrastruktur ketimbang industri. Catatan saja, nilai investasi Amerika di Indonesia pada tahun 2011 lalu mencapai US$2,5 miliar. Setidaknya dalam dua tahun mendatang nilai investasi ini bakal meningkat mencapai US$5 miliar.

Marty menuturkan, pertemuan dengan Hillary juga tidak membicarakan secara khusus soal penangangan terorisme. Yang pasti, dia bilang masalah terorisme masuk dalam kerangka pembahasan menyangkut ancaman transnasional.

Hillary akan tiba di Jakarta pada petang ini. Menurut Marty, tidak ada pengamanan serius terhadap mantan first lady Amerika Serikat itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×