kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.042   34,00   0,19%
  • IDX 6.320   85,12   1,37%
  • KOMPAS100 832   13,60   1,66%
  • LQ45 635   11,28   1,81%
  • ISSI 218   2,09   0,97%
  • IDX30 357   7,08   2,02%
  • IDXHIDIV20 439   8,12   1,89%
  • IDX80 95   1,54   1,64%
  • IDXV30 120   1,66   1,39%
  • IDXQ30 114   1,99   1,77%

Pemerintah hitung berapa harga BBM akan diturunkan


Kamis, 08 Januari 2015 / 14:28 WIB
ILUSTRASI. Booth LinkAja pada pameran BUMN Startup Day 2022 di ICE BSD City, Tangerang.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pemerintah akan mengkaji kembali harga BBM bersubsidi. Menteri Kordinator Perekonomian Sofyan Djalil mengatakan hal itu menyesuaikan dengan harga minyak mentah yang terus turun, hingga mencapai US$ 47 per barel hari ini, Kamis (8/1).

"Karena harga minyak dunia terus turun, saya yakin Februari (harga BBM bersubsidi) akan turun lagi," kata Sofyan di kantor Wakil Presiden RI, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

Harga keekonomian BBM bersubsidi jenis premium mau pun solar menjadi semakin turun akibat harga minyak mentah yang terus turun. Pada awal Januari, pemerintah telah menurunkan harga BBM jenis premium dari Rp 8.500 menjadi Rp 7.600 per liter. Sedangkan solar subsidi, turun dari Rp 7.500 jadi Rp 7.250 per liter mulai 1 Januari 2015. Saat itu harga minyak mentah masih di atas US$ 50 per barel.

Sofyan menjanjikan bila harga minyak mentah tidak kembali naik, maka harga BBM bersubsidi akan kembali turun pada awal Februari, dan akan dievaluasi lagi sebulan setelahnya. Namun ia belum bisa memastikan berapa rupiah harga BBM bersubsidi akan turun.

"kita masih hitung-hitung lagi, nanti kalau minya dunia naik lagi, dollar naik lagi, itu naik lagi," katanya. (Nurmulia Rekso Purnomo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×