kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.809.000   -16.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.245   4,00   0,02%
  • IDX 7.187   57,27   0,80%
  • KOMPAS100 973   5,92   0,61%
  • LQ45 694   3,34   0,48%
  • ISSI 261   1,58   0,61%
  • IDX30 383   0,97   0,25%
  • IDXHIDIV20 470   -1,47   -0,31%
  • IDX80 109   0,52   0,48%
  • IDXV30 137   -0,41   -0,30%
  • IDXQ30 122   -0,13   -0,11%

Pemerintah Genjot Pembangunan Rusun, Lahan KAI dan Danantara Diprioritaskan


Senin, 06 April 2026 / 19:24 WIB
Pemerintah Genjot Pembangunan Rusun, Lahan KAI dan Danantara Diprioritaskan
ILUSTRASI. Menteri PKP Maruarar Sirait (SETNEG/BPMI Setpres)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berkomitmen untuk memperluas akses hunian layak bagi masyarakat, salah satunya melalui pembangunan rumah rusun di berbagai wilayah. 

Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP), Maruarar Sirait mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto juga telah memberikan arahan agar lahan-lahan milik negara bisa diprioritaskan untuk pembangunan rumah susun ini. 

"Terutama dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) maupun lahan-lahan Danantara agar diprioritaskan untuk itu," ujar Maruarar di Istana Kepresidenan, Senin (6/4/2026). 

Baca Juga: Rupiah Melemah ke Level Rp 17.000, Risiko Inflasi dan Beban APBN Mengintai

Maruarar mengklaim telah melakukan survei lapangan bersama dengan Dirut PT KAI dan Kepala Badan Pengaturan BUMN untuk melakukan inventarisasi lahan yang bisa digunakan untuk membangun rumah rusun. 

Pihaknya mencontohkan ada salah satu lahan milik PT KAI di Bandung yang telah dilaporkan siap untuk program perumahan rakyat ini. 

"Akhir bulan ini kami akan mulai bersama dengan Dirut Kereta Api, direncanakan mulai mempersiapkan untuk pembangunan di Kota Bandung," tegas Maruarar. 

Selain itu, Maruarar juga menyebut Kepala Negara secara langsung meminta agar ada pembangunan rumah susun di daerah pasar senen. 

Atas arahan tersebut, pihaknya bersama dengan Danantara akan mulai menyiapkan 300 rumah di kawasan Senen. Kemudian, PT KAI juga menyiapkan 500 rumah tambahan untuk masyarakat sekitar. 

"Kalau yang di Senen itu akan jadi 15 Juni berarti dua bulan lagi, 15 Juni 2026," lanjut Maruarar.

Baca Juga: Pemerintah Ambil Alih Cicilan Pendanaan Kopdes, Pengawat Wanti-Wanti Soal Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Capital Structure

[X]
×