kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Pemerintah gelar rapat terbatas bahas Satinah


Rabu, 26 Maret 2014 / 09:42 WIB
ILUSTRASI. Lowongan Kerja 2022 di Sampoerna Agro, Ada Posisi Buat Fresh Graduate .


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Presiden Susilo Bmbang Yudhoyono (SBY) hari ini, Rabu (26/3) menggelar rapat terbatas (ratas). Dalam ratas tersebut, SBY bersama sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II membahas mengenai desakan masyarat agar pemerintah membantu upaya pembebasan seorang Tenaga Kerja Indonesia di Arab Saudi bernama Satinah binti Jurnadi Ahmad Rabin.

Dalam pembukaannya, SBY mengtakan pihaknya telah engikuti perkembangan kasus yang dihadapi wanita berusia 40 tahun ini.

Ia juga mengaku telah mendengar berbagai pendapat dari masyarakat, yang berharap pemerintah berupaya membebaskan Satinah, yang terancam hukuman mati.

"Kita ketahui, jika ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang dijatuhi hukuman di luar negeri itu adi isu sensitif bagi masyarakaat," ujar SBY, Rabu (26/3) di kantornya. Terlebih, lanjut SBY, bila hukuman tersebut adalah hukuman mati.

Terkait hal tersebut, SBY berjanji untuk memberikan bantuan hukum semaksimal mungkin. Menurutnya, dimanapun warga negara indonesia yang menghadapi masalah hukum, akan mendapat bantuan dari negara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×