kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Pemerintah fokus kurangi kekurangan gizi di 2018


Rabu, 16 Agustus 2017 / 17:33 WIB


Reporter: Choirun Nisa | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerintah konsisten melakukan intervensi untuk mengurangi dampak kekurangan gizi di Indonesia.

"Seribu hari pertama kehidupan akan sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak, terkait kemampuan emosional, sosial dan fisik, serta kesiapan untuk belajar, berinovasi dan berkompetisi, jadi program pengurangan gizi buruk konsisten dilanjutkan," ujar Presiden Joko Widodo pada Rabu (16/8) di Gedung Nusantara DPR RI.

Jokowi menuturkan, akibat dari kekurangan gizi antara lain adalah kegagalan dalam mencapai tinggi badan yang normal pada bayi atau stunting.

Ia menekankan pentingnya program ini untuk memperbaiki kualitas anak-anak Indonesia. "Ke depan, mereka ini adalah investasi kita untuk sumber daya manusia Indonesia,” ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×