kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.807.000   -30.000   -1,06%
  • USD/IDR 17.010   19,00   0,11%
  • IDX 7.070   -26,66   -0,38%
  • KOMPAS100 975   -1,84   -0,19%
  • LQ45 716   -2,47   -0,34%
  • ISSI 251   1,56   0,62%
  • IDX30 388   -2,76   -0,71%
  • IDXHIDIV20 489   -0,14   -0,03%
  • IDX80 110   -0,02   -0,02%
  • IDXV30 136   1,28   0,96%
  • IDXQ30 127   -0,95   -0,74%

Pemerintah fokus kurangi kekurangan gizi di 2018


Rabu, 16 Agustus 2017 / 17:33 WIB
Pemerintah fokus kurangi kekurangan gizi di 2018


Reporter: Choirun Nisa | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerintah konsisten melakukan intervensi untuk mengurangi dampak kekurangan gizi di Indonesia.

"Seribu hari pertama kehidupan akan sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak, terkait kemampuan emosional, sosial dan fisik, serta kesiapan untuk belajar, berinovasi dan berkompetisi, jadi program pengurangan gizi buruk konsisten dilanjutkan," ujar Presiden Joko Widodo pada Rabu (16/8) di Gedung Nusantara DPR RI.

Jokowi menuturkan, akibat dari kekurangan gizi antara lain adalah kegagalan dalam mencapai tinggi badan yang normal pada bayi atau stunting.

Ia menekankan pentingnya program ini untuk memperbaiki kualitas anak-anak Indonesia. "Ke depan, mereka ini adalah investasi kita untuk sumber daya manusia Indonesia,” ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×