kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Pemerintah fokus kurangi kekurangan gizi di 2018


Rabu, 16 Agustus 2017 / 17:33 WIB
Pemerintah fokus kurangi kekurangan gizi di 2018


Reporter: Choirun Nisa | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemerintah konsisten melakukan intervensi untuk mengurangi dampak kekurangan gizi di Indonesia.

"Seribu hari pertama kehidupan akan sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak, terkait kemampuan emosional, sosial dan fisik, serta kesiapan untuk belajar, berinovasi dan berkompetisi, jadi program pengurangan gizi buruk konsisten dilanjutkan," ujar Presiden Joko Widodo pada Rabu (16/8) di Gedung Nusantara DPR RI.

Jokowi menuturkan, akibat dari kekurangan gizi antara lain adalah kegagalan dalam mencapai tinggi badan yang normal pada bayi atau stunting.

Ia menekankan pentingnya program ini untuk memperbaiki kualitas anak-anak Indonesia. "Ke depan, mereka ini adalah investasi kita untuk sumber daya manusia Indonesia,” ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×