kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   40.000   1,50%
  • USD/IDR 16.993   76,00   0,45%
  • IDX 9.134   58,47   0,64%
  • KOMPAS100 1.263   7,36   0,59%
  • LQ45 893   3,69   0,41%
  • ISSI 334   4,00   1,21%
  • IDX30 455   2,66   0,59%
  • IDXHIDIV20 538   4,37   0,82%
  • IDX80 141   0,76   0,54%
  • IDXV30 149   1,74   1,18%
  • IDXQ30 146   0,65   0,45%

Pemerintah dorong skema branchless banking


Senin, 22 Oktober 2012 / 14:14 WIB
Pemerintah dorong skema branchless banking
ILUSTRASI. Bank Syariah Indonesia bidik pertumbuhan pembiayaan mikro 13% sepanjang 2021


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


YOGYAKARTA. Pemerintah tengah mendorong penerapan branchless banking atawa yang disebut layanan perbankan tanpa mengandalkan kantor cabang. Skema ini merupakan bagian dari strategi nasional pengembangan sektor keuangan inklusif.

Dengan skema ini, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berharap pelayanan perbankan jadi terasa lebih mudah dan menekan biaya administrasi perbankan. Dia berharap pemerintah bisa bekerjasama dengan pihak swasta dan masyarakat untuk memperluas layanan tanpa kantor cabang ini.

Sebagai informasi saja, Bank Indonesia (BI) juga tengah menyiapkan aturan untuk meningkatkan penetrasi program branchless banking ini. Hal yang terpenting dalam aturan tersebut memuat mekanisme transaksinya dan sistem keamanannya.

Sistem keamanan adalah faktor paling kursial. Pasalnya setelah program branchless banking diterapkan, masyarakat akan beralih menggunakan teknologi mobile banking dalam bertransaksi.

Tak hanya mengatur standar keamanan, ke depan BI juga akan menerapkan sistem agent banking. Dimana agen tersebut bertugas untuk memberikan layanan perbnkan ke masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×