kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.796.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.358   4,00   0,02%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Pemerintah dorong masyarakat menanam cabai di halaman rumah


Kamis, 06 Januari 2011 / 15:51 WIB


Reporter: Bambang Rakhmanto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah menyerah mengatasi lonjakan harga cabai. Sebagai solusi, pemerintah mengimbau masyarakat menanam cabai di perkarangan rumah.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengakui pemerintah tidak bisa berbuat banyak. Sebab, dia bilang pasokan cabai seret karena faktor cuaca dan hama. "Tidak banyak yang bisa kami lakukan supaya tidak busuk, tidak kena hujan menanam benih," kata Mari, Kamis (6/1).

Kendati demikian, Mari mengatakan pemerintah tidak lepas tangan. Menurutnya, pemerintah tetap menjaga agar tidak ada gangguan distribusi dan produksi seperti serangan penyakit.

Karena itu, Mari mendorong, masyarakat untuk menanam caba di halam rumah masing-masing. "Saya sudah menanam cabai di perkarangan. Ada 200 pohon cabai di dalam pot-pot," kata Mari.

Harga cabai memang semakin pedas. Harganya sempat mencapai Rp 100.000 per kilogram. Penyebabnya karena pasokan yang berkurang akibat kegagalan panen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×