kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Pemerintah dan DPR sepakati asumsi nilai tukar


Selasa, 28 Mei 2013 / 20:29 WIB
ILUSTRASI. Ini 8 Macam Media Tanam Organik untuk Tanaman Hias


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Raker Komisi XI DPR RI akhirnya menyetujui Asumsi Nilai Tukar Rupiah dalam APBN-P 2013. Asumsi ini tercapai berkat penyesuaian subsidi BBM yang akan dilakukan pemerintah dalam waktu dekat.

Dalam Raker Komisi XI DPR RI dengan Menteri Keuangan, Menteri Bappenas dan Gubernur Bank Indonesia (BI), Menkeu Chatib Basri menjelaskan angka Rp 9.600 merupakan Asumsi Nilai Tukar Rupiah yang sudah tepat. Melihat kondisi neraca perdagangan saat ini, yang berimplikasi pada neraca pembayaran serta dibarengi perubahan kebijakan fiskal pemerintah, Chatib optimis pemerintah dapat menaikkan nilai tukar rupiah yang saat ini masih berkisar pada angka Rp 9.700.

Namun kondisi ini, menurut Chatib akan berubah mengingat pemerintah akan segera menaikkan harga BBM dalam waktu dekat. Kenaikan harga BBM bersubsidi akan menurunkan tingkat konsumsi BBM bersubsidi. Dengan demikian, akan terjadi penurunan permintaan impor minyak. "Ini akan membuat defisit neraca perdagangan akan berkurang yang pada akhirnya nilai tukar rupiah akan menguat menjadi Rp 9.600,"kata Chatib dalam Raker di Gedung DPR, Selasa, (28/5).

Penjelasan Chatib ini tidak mendapat reaksi penolakan dari para anggota DPR RI Komisi XI. Raker pun akhirnya menyepakati Asumsi Nilai Tukar Rupiah menjadi Rp 9.600.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×