kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Inti APBNP 2013 soal alokasi anggaran K/L


Senin, 27 Mei 2013 / 21:05 WIB
ILUSTRASI. Bakso Ayam Kecap (dok/Dapur Kobe)


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Menteri Keuangan Chatib Basri menjelaskan bahwa tujuan utama proses pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2013 yang dilakukan pemerintah bukanlah karena masalah kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM). Tetapi lebih didorong motif menuntaskan persoalan perubahan kebijakan fiskal pemerintah, terkait perubahan alokasi anggaran belanja Kementerian dan lembaga.

Dalam rapat kerja dengan Komisi XI di gedung DPR, Senin, (27/5) malam, Chatib membantah sinyalemen sebagian anggota DPR yang menganggap pembahasan RAPBN-P 2013 yang dilakukan DPR disebabkan masalah kenaikan BBM dalam waktu dekat. Menurut Chatib, jika hanya masalah kenaikan BBM, berdasarkan UU No 19 Tahun 2012 tentang APBN 2013, pemerintah punya kewenangan mutlak untuk menyesuaikan harga BBM bersubsidi tanpa persetujuan DPR.

Alasan utama pembahasan RAPBN-P 2013 yang dilakukan pemerintah di DPR adalah karena keputusan untuk pengambilan kebijakan fiskal. Terutama yang berkaitan dengan alokasi anggaran belanja Kementerian dan Lembaga. "Kalau menyangkut ini, tentu harus mendapatkan persetujuan DPR," kata Chatib.

Namun pendapat Menkeu baru ini disanggah oleh Ecky Awal Mucharam, anggota DPR Komisi XI. Menurutnya, alasan pemerintah yang dikemukakan Menkeu hanya dalih semata. "Tak usah ditutup-tutupi, pembahasan RAPBNP-2013 memang bertujuan terkait kenaikan BBM," kata Ecky dengan keras.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×