kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Pemerintah dan DPR Bahas Otonomi Khusus Papua dan Aceh


Jumat, 23 Juli 2010 / 14:52 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah dan DPR bahas kelanjutan otonomi khusus di Papua dan Nanggroe Aceh Darussalam. Kedua lembaga ini berkumpul di Gedung DPR untuk membahas hasil pantauan mengenai kelanjutan otsus di dua daerah ini.

"Agenda penting karena Presiden terikat kontrak konstitusional (otsus Papua dan Aceh), " ujar Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, Jumat (23/7).

Dalam rapat tersebut dihadiri oleh beberapa menteri seperti Menteri Koordiantor Politik Hukum dan HAM Djoko Suyanto, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzie, Kapolri Bambang Hendarso Danuri, dan Panglima TNI Djoko Santoso.

Dalam rapat ini dihadiri oleh anggota dewan yang kebanyakan berasal dari daerah pemilihan Papua dan Aceh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×