kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Pemerintah belum berencana revisi HPP beras


Kamis, 06 Januari 2011 / 16:25 WIB
Pemerintah belum berencana revisi HPP beras


Reporter: Bambang Rakhmanto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Pemerintah belum berencana menaikkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP). Alasannya, saat ini harga beras sudah tinggi.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menjelaskan HPP adalah instrumen untuk melindungi petani kalau harga beras jatuh. "Jadi kalau harga jatuh maka Bulog wajib membeli sesuai HPP," katanya, Kamis (6/1).

Hatta mengatakan, pemerintah sedang menyelesaikan pengganti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2009 yang mengatur soal HPP. Inpres tersebut termasuk salah satu Inpres tentang ketahanan pangan yang ditargetkan akan selesai bulan ini.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, HPP untuk beras sampai dengan akhir tahun 2010 adalah senilai Rp 5.060 per kilogram (kg), gabah kering giling Rp 3.300 per kg, dan gabah kering panen Rp 2.640 per kg.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×