kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Pemerintah Bakal Pangkas Pejabat Daerah, Hemat Anggaran Lebih dari Rp 8 Triliun


Rabu, 01 November 2023 / 19:01 WIB
Pemerintah Bakal Pangkas Pejabat Daerah, Hemat Anggaran Lebih dari Rp 8 Triliun
ILUSTRASI. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi (Men PAN RB) Abdullah Azwar Anas 


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah sedang melakukan pemangkasan besar-besaran pejabat di daerah. Upaya ini dilakukan untuk menghemat anggaran dan juga efisiensi birokrasi

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas mengatakan, Pemerintah akan memangkas lebih dari 1.032 eselon II di daerah pada tahun ini. Dengan demikian, hal itu akan mengefisienkan anggaran negara kurang lebih Rp 8 triliun.

“Di daerah sekarang sedang kita pangkas proses birokrasi, akan memangkas lebih dari 1.032 eselon II pada tahun ini, yang akan mengefisienkan kurang lebih Rp 8 triliun anggaran,” tutur Anas dalam agenda Kompas100 CEO Forum ke-14, Rabu (1/11).

Anas menyampaikan, upaya ini dilakukan karena ada sejumlah daerah yang ternyata jumlah perangkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak seimbang dengan jumlah penduduk.

Baca Juga: Pemerintah Perlu Mencermati Dampak Penerapan Pilar Dua Pajak Global

Artinya, dengan adanya pemangkasan pejabat tersebut, nantinya tidak akan ada lagi daerah yang jumlah penduduknya sebanyak 200 ribu, namun OPD sama dengan penduduk di Pulau Jawa yakni sebanyak 4 juta jiwa.

Selain itu, Dia menambahkan reformasi birokrasi ini juga  dilakukan sebagai upaya untuk menghadapi Indonesia menuju 4 besar ekonomi dunia, karena membutuhkan birokrasi yang profesional.

“Pelayanan publik yang berkualitas dan SDM kompetitif, sekarang kita telah melakukan pemangkasan proses bisnis yang cukup panjang,” ungkapnya.

Dia menyampaikan, sejak Oktober lalu, pemerintah telah melakukan penyederhanaan pejabat eslon II dan III lebih dari 48 ribu dari total 48.680 di 99 Kementerian/Lembaga.

“Ada pengalihan jabatan fungsional yang 43 ribu dan ini terus digerakan oleh pemerintah agar birokrasi lebih efisien,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×