kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.202   17,00   0,09%
  • IDX 5.282   16,18   0,31%
  • KOMPAS100 686   3,41   0,50%
  • LQ45 539   6,45   1,21%
  • ISSI 177   -2,03   -1,14%
  • IDX30 303   3,34   1,12%
  • IDXHIDIV20 406   6,22   1,56%
  • IDX80 79   0,40   0,52%
  • IDXV30 112   0,64   0,58%
  • IDXQ30 102   1,33   1,33%

Pemerintah Bakal Libatkan Swasta Untuk Proyek Gengtengisasi


Selasa, 03 Februari 2026 / 17:09 WIB
Pemerintah Bakal Libatkan Swasta Untuk Proyek Gengtengisasi
ILUSTRASI. Siap Laksanakan HUT ke-80 RI, Mensesneg Sebut Bakal Ada 16 Ribu Undangan Hadir (KONTAN/Lailatul Anisah)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah berencana melibatkan pihak swasta untuk proyek gentengisasi yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu ditegaskan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan, Selasa (3/2/2026).

“Kami juga berkeinginan semua pihak akhirnya terlibat baik pihak perorangan atau pihak-pihak swasta,” kata Prasetyo. Prasetyo mengatakan kolaborasi ini dilakukan agar proyek gentengisasi tidak hanya membebankan keuangan negara.

Baca Juga: Jaga Independensi BI, Purbaya Janji Tak Lakukan Burden Sharing

Prasetyo juga mengingatkan bahwa proyek ini berjalan untuk menarik lebih banyak wisatawan ke Indonesia.

Lebih lanjut, Prasetyo mengklaim beberapa kementerian teknis juga telah mendapatkan tugas dari Presiden untuk menemukan teknologi untuk produksi genteng dalam jumlah yang besar.

Bukan hanya soal gentengisasi, Prasetyo mengatakan bahwa Presiden juga memberikan arahan untuk penertiban baliho hingga kabel di jalan.

“Jadi bukan sekedar masalah gentengisasi, lebih dari itu Bapak Presiden ingin kita semua bersama-sama menjaga lingkungan kita, jaga kebersihan dan keindahan lingkungan kita,” ujar Prasetyo.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menuturkan proyek gentengisasi ini menjadi upaya cepat pemerintah dalam menggaet wisatawan asing. Menurut Presiden, wisatawan asing enggan datang ke Indonesia jika sampah masih menumpuk serta atap rumah Indonesia masih menggunakan seng dan berkarat.

“Turis tidak akan datang kalau sampahnya numpuk dan atapnya semua atap seng yang berkarat," ujar Airlangga usai Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, dikutip Selasa (3/2/2026).

Adapun, terkait dengan pendanaannya, Airlangga menuturkan akan ditambahkan ke dalam APBN. Besarannya pun sudah dihitung. Namun, dia belum mengungkapkannya.

"Nanti akan segera ditambahkan. Biayanya tadi sudah kita hitung. Bisa pemerintah bisa membiayai," tegas Airlangga.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×