kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Pemerintah Ambil Alih Pembiayaan Tol Cisumdawu


Selasa, 10 Maret 2009 / 12:30 WIB


Reporter: Yohan Rubiyantoro |

JAKARTA. Setelah dua kali dilakukan lelang tanpa peminat, pemerintah akhirnya mengambil alih pembiayaan proyek jalan tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu). Proyek sepanjang 60 Km ini akan didanai oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Hal tersebut merupakan hasil kesepakatan rapat di Istana Wapres, Senin (10/3). ”Proyek ini akan ditangani pemerintah pusat 50 persen dan pemerintah daerah 50 persen,” ucap Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.

Ahmad mengatakan biaya pembebasan lahannya mencapai Rp 540 Miliar. Separuh dari biaya pembebasan lahan ditanggung pemerintah pusat, sementara sisanya akan ditanggung oleh pemerintah provinsi Jawa Barat bersama pemerintah kabupaten yang dilintasi proyek itu. "Pemerintah pusat dan pemda sudah sepakat soal pembebasan lahan,” katanya.

Namun total pembiayaan yang dibutuhkan proyek Cisumdawu mencapai Rp 3,8 miliar. Sebab itu Pemprov Jabar meminta stimulus dana infrastuktur untuk menyelesaikan proyek ini. ”Kami harap dananya sudah dapat dianggarkan dalam APBN Perubahan tahun ini,” ucap Ahmad.

Ahmad berharap proyek Cisumdawu dapat digarap tahun ini sehingga tiga tahun mendatang masyarakat sudah dapat menggunakan jalan tol ini. Ia menyatakan, bila tol ini sudah beroperasi maka lalu lintas dari Jakarta menuju Cirebon akan lancar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×