kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Pemerintah akan terima dana obligasi global pekan depan


Rabu, 05 Desember 2018 / 08:53 WIB
Pemerintah akan terima dana obligasi global pekan depan
ILUSTRASI. AKTIVITAS PASAR GLOBAL

Reporter: Dimas Andi | Editor: Wahyu Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah sukses menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) berdenominasi dollar Amerika Serikat dengan format SEC-registered sebesar US$ 3 miliar pada Selasa (4/12). Pricing date SUN bervaluta asing ini dilakukan pada 3 Desember lalu, sedangkan setelmen atau penyelesaian transaksi dilakukan pada 11 Desember mendatang.

Instrumen ini terdiri dari seri RI0224 dengan tenor 5 tahun senilai US$ 750 juta, seri RI0229 dengan tenor 10 tahun senilai US$ 1,25 miliar, dan seri RI0249 dengan tenor 30 tahun senilai US$ 1 miliar. SUN dalam valuta asing ini memperoleh peringkat Baa2 dari Moody’s, BBB- dari Standard & Poor’s, serta BBB dari Fitch.

Berdasarkan keterangan Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, seri RI0224 memiliki tingkat kupon sebesar 4,45% per tahun dengan yield 4,48% dan harga 99,852%. Seri ini akan jatuh tempo pada 11 Februari 2024.

Seri RI0229 memiliki tingkat kupon sebesar 4,75% per tahun dengan yield 4,78% dan harga 99,748%. Seri ini akan jatuh tempo pada 11 Februari 2029.

Adapun seri RI0249 memiliki tingkat kupon sebesar 5,35% dengan yield 5,38% dan harga 99,539%. Seri ini akan jatuh tempo pada 11 Februari 2049.

Masih dalam keterangan DJPPR, pemerintah sukses mengambil keuntungan dari kondisi pasar yang kondusif pasca-KTT G20. Dalam hal ini, pemerintah mengakses pasar berdenominasi dollar AS dengan cepat dan oportunistik untuk melakukan pre-funding kebutuhan pembiayaan tahun 2019 mendatang.

Alhasil, final pricing atau yield untuk masing-masing seri dapat lebih ketat sebesar 27 bps, 32 bps, dan 27 bps dari initial price guidance.

Sebagai tambahan, penerbitan SUN ini akan dicatatkan di Singapore Stock Exchange dan Frankfurt Stock Exchange. Sementara itu, joint bookrunners dalam penerbitan instrumen tersebut antara lain ANZ, Citigroup, DBS Bank Ltd, Deutsche Bank, dan Goldman Sachs (Singapore) Pte. Adapun PT Danareksa Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk bertindak sebagai co-managers.




Video Pilihan

TERBARU

×