kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.803   22,00   0,13%
  • IDX 8.947   13,06   0,15%
  • KOMPAS100 1.232   5,58   0,45%
  • LQ45 869   4,38   0,51%
  • ISSI 324   1,37   0,42%
  • IDX30 443   0,26   0,06%
  • IDXHIDIV20 518   2,51   0,49%
  • IDX80 137   0,65   0,48%
  • IDXV30 144   1,32   0,92%
  • IDXQ30 142   0,52   0,37%

Pemerintah akan terapkan sistem distribusi tertutup bagi BBM subsidi


Senin, 22 Agustus 2011 / 16:27 WIB
Pemerintah akan terapkan sistem distribusi tertutup bagi BBM subsidi
ILUSTRASI. Foto udara proyek pembangunan jalan tol Bogor Ring Road, Selasa (19/5).


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Pemerintah berniat menerapkan sistem distribusi tertutup bagi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Sebab, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengakui, pengguna BBM bersubsidi semakin bertambah.

Ini terjadi karena ada migrasi dari pengguna BBM non subsidi ke BBM subsidi. Salah satu indikasinya, menurut Hatta, stok BBM non subsidi masih banyak.

Menurut Hatta, stok Pertamax masih cukup 55,7 hari dan Pertamax Plus sebanyak 106,7 hari. Sementara, stok premium hanya cukup untuk 18 hari, solar 19,7 hari, kerosin 80 hari dan avtur 25,6 hari.

Hatta menyayangkan terjadinya migrasi ini apalagi yang dilakukan golongan mapan. Karena itu, dia meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menerapkan sistem tertutup dan kemungkinan melibatkan pemerintah daerah untuk menjaga kuota BBM subsidi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

[X]
×