kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.695   -8,00   -0,05%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Pemerintah akan terapkan sistem distribusi tertutup bagi BBM subsidi


Senin, 22 Agustus 2011 / 16:27 WIB
ILUSTRASI. Foto udara proyek pembangunan jalan tol Bogor Ring Road, Selasa (19/5).


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Pemerintah berniat menerapkan sistem distribusi tertutup bagi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Sebab, Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengakui, pengguna BBM bersubsidi semakin bertambah.

Ini terjadi karena ada migrasi dari pengguna BBM non subsidi ke BBM subsidi. Salah satu indikasinya, menurut Hatta, stok BBM non subsidi masih banyak.

Menurut Hatta, stok Pertamax masih cukup 55,7 hari dan Pertamax Plus sebanyak 106,7 hari. Sementara, stok premium hanya cukup untuk 18 hari, solar 19,7 hari, kerosin 80 hari dan avtur 25,6 hari.

Hatta menyayangkan terjadinya migrasi ini apalagi yang dilakukan golongan mapan. Karena itu, dia meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menerapkan sistem tertutup dan kemungkinan melibatkan pemerintah daerah untuk menjaga kuota BBM subsidi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×