CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Pemerintah akan tambah anggaran subsidi energi


Kamis, 22 Juni 2017 / 16:00 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemkeu) berencana menambah anggaran subsidi energi dalam pengajuan rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan (RAPBN-P) 2017. Rencananya, rancangan tersebut akan diserahkan ke DPR awal Juli mendatang.

Direktur Jenderal (Dirjen) Anggaran Kementerian Keuangan (Kemkeu) Askolani mengatakan, kemungkinan anggaran subsidi listrik dan elpiji 3 kg akan meningkat. Sementara anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) lanjut Askolani kemungkinan tidak banyak berubah.

"Angkanya tunggu di RAPBN-P ya kepastiannya," kata Askolani, Kamis (22/6). Sayangnya, ia masih enggan menyebut jumlah tambahan yang dimaksud.

Tambahan anggaran subsidi energi tersebut sejalan dengan penegasan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan bahwa tidak akan ada kenaikan tarif dasar listrik per 1 Juli 2017 hingga Akhir Desember 2017 mendatang.

Terkait hal ini, Jonan meminta tambahan anggaran subsidi listrik sebesar Rp 1,71 triliun. Tak hanya itu, Jonan juga menegaskan bahwa tidak akan ada kenaikan tarif gas elpiji 3 kilo gram (kg) hingga akhir September mendatang.

Lebih lanjut Askolani mengatakan, usulan Menteri ESDM tersebut akan ditampung. Meski demikian, keputusan tambahan anggaran itu masih akan menunggu hasil verifikasi yang dilakukan pihaknya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×