kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.091   -19,00   -0,10%
  • IDX 6.068   28,32   0,47%
  • KOMPAS100 795   6,77   0,86%
  • LQ45 604   5,03   0,84%
  • ISSI 210   0,26   0,12%
  • IDX30 341   2,64   0,78%
  • IDXHIDIV20 425   3,10   0,74%
  • IDX80 91   0,70   0,77%
  • IDXV30 116   0,43   0,37%
  • IDXQ30 110   0,84   0,77%

Pemerintah akan pangkas biaya IMB 95%


Kamis, 27 Agustus 2015 / 20:40 WIB


Sumber: Antara | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan akan mengurangi biaya izin mendirikan bangunan (IMB) sebesar 95%. Dia tengah menggodok Peraturan Menteri Dalam Negeri (permendagri) sebagai dasarnya sebelum diserahkan pada Presiden Joko Widodo untuk disahkan. 

"Saat ini masyarakat menengah ke bawah sulit memiliki rumah, salah satunya karena undang-undang mengatur ada biaya khusus untuk IMB. Karena itu saya menyusun permendagri yang akan memberikan diskon 95% untuk IMB ," ujar Tjahjo saat meresmikan Program Studi Ilmu Politik Universitas Kristem Indonesia, di Gedung UKI, Jakarta, Kamis (27/8).

Dia yakin, presiden akan menyetujui aturan tersebut karena bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan kemudahan kepada masyarakat.

Selain itu, melalui peraturan menteri itu, Kemdagri ingin mempersingkat perizinan dalam pembangunan rumah susun untuk masyarakat.

"Pembangunan jangan sampai tertunda. Biasanya anggaran ada, investor juga sudah ada tetap terkendala di perizinan," tuturnya.

Fakta di lapangan, lanjut Tjahjo, bahkan sebuah proyek bisa terkendala selama setahun lebih hanya karena menunggu izin.

"Misalnya pembangunan pembangkit listrik, menunggu izinnya saja bisa sampai 1,5 tahun, belum lagi menyelesaikan masalah lahan, lingkungan dan lain-lain. Ini harus diperpendek agar pembangunan lebih efektif," ujarnya. (Michael Siahaan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×