kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.819   62,00   0,35%
  • IDX 6.130   -76,16   -1,23%
  • KOMPAS100 809   -11,59   -1,41%
  • LQ45 620   -10,81   -1,71%
  • ISSI 215   -2,62   -1,20%
  • IDX30 354   -6,31   -1,75%
  • IDXHIDIV20 438   -8,62   -1,93%
  • IDX80 93   -1,35   -1,42%
  • IDXV30 121   -2,44   -1,98%
  • IDXQ30 115   -2,13   -1,83%

Pemerintah akan menurunkan anggaran 2016


Selasa, 22 Maret 2016 / 16:09 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Pemerintah akan mengajukan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2016 (APBN-P). Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, dalam perubahan yang akan dilakukan tersebut, kemungkinan besar pemerintah akan mengurangi anggaran belanja mereka.

Atas dasar itulah, dia memerintahkan kepada kementerian dan lembaga untuk segera menyesuaikan diri dengan rencana pemangkasan anggaran tersebut.

"Dulu setiap APBN-P selalu ada harapan baru untuk dapat anggaran lebih tinggi, sekarang untuk pertama kalinya APBN-P akan berarti pengurangan anggaran, maka itu sekarang kumpul di sini untuk penyesuaian itu," kata JK dalam Rapat Kerja Pemerintah dengan Pimpinan Lembaga dan Pejabat Eselon I Kementerian Lembaga di Jakarta Selasa (22/3).

JK tidak menyebut secara pasti berapa besaran pengurangan anggaran belanja yang dimaksudnya tersebut. Dia hanya mengatakan, pengurangan anggaran dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk menjaga agar defisit anggaran tahun 2016 tidak melebar.

Askolani, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan sementara itu menolak untuk menjelaskan secara rinci anggaran mana saja yang akan dipangkas oleh pemerintah dalam perubahan APBN 2016. "Intinya siap laksanakan perintah saja," katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×