kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.009   46,00   0,26%
  • IDX 5.784   88,98   1,56%
  • KOMPAS100 751   15,79   2,15%
  • LQ45 569   12,23   2,20%
  • ISSI 200   1,84   0,93%
  • IDX30 322   6,70   2,12%
  • IDXHIDIV20 396   7,12   1,83%
  • IDX80 85   1,75   2,09%
  • IDXV30 108   1,45   1,36%
  • IDXQ30 104   1,70   1,66%

Pemerintah akan banjiri pasar dengan beras


Rabu, 28 Februari 2018 / 16:08 WIB
ILUSTRASI. Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita memeriksa beras impor dalam gudang penyimpanan mili


Reporter: Agus Triyono | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah menyatakan, akan menempuh beberapa cara agar harga beras bisa stabil. Enggartiasto Lukito, Menteri Perdagangan mengatakan, salah satu cara yang akan dilakukan oleh pemerintah; membanjiri pasar dengan beras.

Saat ini Enggar bilang, cadangan beras pemerintah di Bulog mencapai sekitar 700.000 sampai 800.000 ton. "Ini akan digelontorkan, model in dan out," katanya di Kantor Menko Perekonomian, Rabu (28/2).

Enggar berharap dengan upaya yang dilakukan, nantinya harga beras bisa ditekan sampai ke harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah. "Ini terutama menjelang lebaran dan ramadhan nanti," katanya.

Harga beras belakangan ini naik. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, untuk harga beras medium per Rabu (28/2) mencapai Rp 11.100 per kilogram.

Harga tersebut jauh di atas harga eceran tertinggi yang telah ditetapkan pemerintah melalui Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 57 Tahun 2017 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Beras (HET). Pasalnya di peraturan menteri tersebut, harga eceran tertinggi untuk beras kelas medium ditetapkan di kisaran Rp 9.450 - Rp 10.250 per kilogram

Darmin Nasution, Menko Perekonomian ingin, dengan upaya yang dilakukan tersebut, harga beras bisa ditekan di kisaran Rp 9.400 - Rp 9500. "Jangan seperti sekarang, harganya Rp 11.000- Rp 12.500 per kilogram, kasihan masyarakat, apalagi mau puasa dan Lebaran," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×