kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Pelajaran sejarah bakal dihapus? Ini pernyataan resmi Mendikbud Nadiem


Senin, 21 September 2020 / 07:43 WIB
ILUSTRASI. Beredar isu bahwa mata pelajaran sejarah akan dihapus dari kurkulum nasional. Namun hal itu dibantah oleh Mendikbud Nadiem.  


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

"Kakek saya adalah salah satu tokoh perjuangan dalam kemerdekaan Indonesia pada 1945. Ayah dan ibu saya aktivis nasional untuk membela hak asasi rakyat Indonesia dan berjuang melawan korupsi. Anak-anak saya tidak mengetahui bagaimana melangkah ke masa depan tanpa mengetahui dari mana mereka datang," tutur Nadiem. 

Baca Juga: Program pendidikan tinggi dapat anggaran paling besar di Kemendikbud

Identitas generasi baru yang nasionalis hanya bisa terbentuk dari suatu kenangan bersama yang membanggakan dan menginspirasi. 
"Sekali lagi saya imbau masyarakat, jangan biarkan informasi yang tidak benar menjadi liar. Semoga klarifikasi ini bisa menenangkan masyarakat. Sejarah adalah tulang punggung dari identitas nasional kita. Tidak mungkin kami hilangkan," tegas Nadiem.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mendikbud: Tidak Ada Penghapusan Pelajaran Sejarah dari Kurikulum Nasional"

Editor : Diamanty Meiliana

Selanjutnya: Kemendikbud mengeluarkan kurikulum darurat untuk pembelajaran selama pandemi Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×