kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

PDIP Terpecah, Golkar Abu-Abu untuk Voting Darmin


Kamis, 22 Juli 2010 / 20:01 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Djumyati P.

JAKARTA. Menjelang voting Darmin Nasution jadi Gubernur Bank Indonesia (BI), suara Fraksi PDI Perjuangan akan terpecah. Menurut Anggota Komisi XI DPR Eva Kusuma Sundari anggota fraksinya ada yang menolak dan ada yang menerima Darmin menjadi gubernur Bank Sentral.

"Fraksi membebaskan tiap anggotanya memilih," ujar Eva sebelum rapat pengambilan suara pemilihan Darmin di DPR, Kamis (22/7). Dia sendiri menolak Darmin menjadi Gubernur BI. Karena selain Darmin ikut dalam pusaran kasus Bank Century, dalam uji kepatutan dan kelayakan, Darmin tidak tampil prima. "Kurang memuaskankah," pungkasnya.

Fraksi Partai Golkar juga menyatakan kalau tidak ada arahan khusus terkait pemilihan Darmin ini. "Saya setuju pilih Darmin, kalau Fraksi saya tidak tahu," ujar Wakil Ketua Komisi XI dari Fraksi Golkar Harry Azhar Azis.

Malam ini, nasib Darmin akan ditentukan melalui pemungutan suara di Komisi XI. Darmin sendiri sudah berhasil melewati ujian dari Komisi XI selama dua hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×