kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

PDIP: Putusan MK jernih dan bervisi kebangsaan


Kamis, 23 Januari 2014 / 20:55 WIB
Kantor PT Sinarmas Agribusiness and Food sub usaha PT Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMART) di Jakarta, Selasa (17/6). Fluktuasi Harga CPO Global Berperan Penting Bagi Kinerja SMART di Sisa Tahun 2022.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA.  PDI Perjuangan mengapresiasi putusan MK yang mengabulkan sebagian gugatan uji materi atas UU Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Atas putusan itu, Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pilpres akan dilakukan serempak pada tahun 2019 mendatang.

Melalui Sekjen DPP PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo menyatakan, keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) arif, jernih yang bervisi kebangsaan.

"Memperhatikan gelagat dinamika poltik nasional tentunya, kalau diputuskan pada tahu 2014. Apapun aspek-aspek lain juga, menjadi perhatian dan pertimbangan keputusan MK," ujarnya, Kamis (23/1/2014).

Maasalah ini, Tjahjo menambahkan, bukan masalah hukum semata, akan tetapi  terkait berbagai aspek yang bisa menjadi bom waktu dan mengganggu.

"Tidak saja tahapan-tahapan pemilu, tapi keamanan stabilitas dan pemerintahan nasional," ujar Tjahjo. (Rachmat Hidayat)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×