kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

PBNU peringatkan aksi 212 tak catut nama NU


Senin, 20 Februari 2017 / 22:11 WIB


Sumber: Antara | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta pihak yang berencana melakukan aksi 212 Jilid 2 tidak mencatut nama NU maupun kiai dari organisasi kemasyarakatan Islam itu.

"Kami mengingatkan saja, mencatut nama tokoh atau ormas tanpa konfirmasi yang cenderung memanfaatkan itu juga ada implikasi pidananya. Yang begini sebaiknya dihentikan," kata Ketua PBNU Bidang Hukum Robikin Emhas, Senin (20/2).

Ia lantas mencontohkan pencatutan nama Rais Aam PBNU KH Maruf Amin terkait rencana aksi 212 Jilid 2 yang akan digelar di depan gedung DPR/MPR, Selasa (21/2).

"Dalam beberapa meme dan broadcast undangan berlabel aksi bela Islam 212 Jilid 2 yang beredar, di situ dicantumkan nama KH Maruf Amin di urutan pertama tokoh yang akan hadir," katanya.

Robikin mengaku telah mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut dan ternyata Kiai Maruf Amin tidak tahu-menahu kegiatan tersebut.

"Saya ingin sampaikan klarifikasi bahwa Kiai Maruf sebagai Ketua Umum MUI, lebih-lebih sebagai Rais Aam PBNU, tidak tahu-menahu dan tidak hadir dalam aksi tersebut," katanya.

Robikin berharap siapa pun inisiator dan penyelenggara aksi 212 Jilid 2 agar tidak menggunakan nama KH Maruf Amin sebagai penarik massa. Dia juga minta agar tidak ada pencatutan nama NU.

"Saya minta agar nama NU tidak dicatut karena Pengurus Besar Nahdlatul Ulama juga tidak tahu-menahu aksi tersebut," kata alumnus Pondok Pesantren Miftahul Huda Gading Malang yang juga advokat ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×