kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.843   41,00   0,24%
  • IDX 8.265   -25,61   -0,31%
  • KOMPAS100 1.168   -3,76   -0,32%
  • LQ45 839   -2,54   -0,30%
  • ISSI 296   -0,31   -0,10%
  • IDX30 436   -0,20   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   0,94   0,18%
  • IDX80 131   -0,34   -0,26%
  • IDXV30 143   0,44   0,31%
  • IDXQ30 141   0,17   0,12%

Pasokan Pangan Aman! Target Irigasi 750.000 Ha Dikebut Kementerian PU


Kamis, 12 Februari 2026 / 14:57 WIB
Pasokan Pangan Aman! Target Irigasi 750.000 Ha Dikebut Kementerian PU
ILUSTRASI. Proyek Irigasi (Dok/WSKT)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengklaim sukses merealisasikan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi seluas 589.605,80 hektare (ha) pada tahun 2025.

Menteri PU, Dody Hanggodo menyatakan, pembangunan infrastruktur irigasi kini menjadi prioritas utama pemerintah. Langkah strategis ini berperan langsung dalam menjaga stabilitas produksi pertanian sekaligus menyokong target swasembada pangan nasional.

Melihat realisasi yang masif tersebut, pemerintah langsung mengerek target untuk tahun depan. Pada 2026, Kementerian PU menargetkan peningkatan cakupan pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi hingga menyentuh 750.000 ha untuk memastikan produktivitas pertanian dan pasokan pangan tetap terjaga.

“Seluruh capaian ini merupakan wujud komitmen Kementerian PU dalam memastikan infrastruktur mendukung ketahanan pangan, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga: Bangun Infrastruktur, Proyek Irigasi Kantongi Alokasi Rp 13,6 triliun

Selain memacu infrastruktur pengairan, Kementerian PU juga memperkuat urat nadi konektivitas distribusi melalui pelaksanaan Inpres Nomor 11 Tahun 2025 tentang Penanganan Jalan Daerah. Pada 2025, realisasi penanganan jalan daerah mencapai 711,02 km beserta jembatan sepanjang 148,42 meter.

Untuk tahun 2026, dengan usulan anggaran mencapai Rp 15 triliun, Kementerian PU membidik peningkatan jalan sepanjang 2.191 km, pembangunan jalan baru 231 km, serta jembatan sepanjang 589 meter guna menekan ongkos logistik dan memperlancar distribusi hasil tani.

Kementerian PU juga turut andil dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia lewat infrastruktur pendidikan. Melalui Inpres Nomor 7 Tahun 2025, pemerintah telah merampungkan rehabilitasi 556 unit madrasah dari total 1.420 unit yang ditangani. Sementara lewat Inpres Nomor 8 Tahun 2025, sebanyak 166 unit Sekolah Rakyat rintisan (Tahap I) telah tuntas, disusul 104 unit permanen (Tahap II) yang masih berproses.

Baca Juga: Genjot Produksi Beras, Kementan Akan Percepat Rehabilitasi Irigasi

Fokus pembangunan juga diarahkan ke wilayah timur Indonesia melalui Inpres Nomor 14 Tahun 2025 terkait percepatan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) Wanam di Papua Selatan. Capaian tahun 2025 di kawasan ini meliputi pembangunan jalan dan jembatan sepanjang 20 km, infrastruktur pengendali banjir 21 km, serta jaringan irigasi 20 km.

Pembangunan infrastruktur dasar di Wanam tersebut difungsikan untuk mendukung ribuan hektare lahan pertanian. Proyek ini merupakan bagian dari desain pengembangan kawasan lumbung pangan menuju target cetak lahan 10.000 hektare di Provinsi Papua Selatan.

Baca Juga: Kejar Target Panen 10.000 Hektare di Merauke, Menteri PU Kebut Irigasi & Jalan Wanam

Selanjutnya: Duel Panas Proliga 2026: Jakarta Electric PLN vs Medan Falcons Penentu Klasemen Putri

Menarik Dibaca: Harga Emas Dunia Tergelincir, tapi Bertahan di atas US$ 5.000

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×