kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 16.922   1,00   0,01%
  • IDX 7.247   139,92   1,97%
  • KOMPAS100 1.006   27,57   2,82%
  • LQ45 741   18,94   2,62%
  • ISSI 256   7,56   3,04%
  • IDX30 403   10,30   2,62%
  • IDXHIDIV20 506   17,13   3,50%
  • IDX80 113   3,10   2,81%
  • IDXV30 138   3,20   2,38%
  • IDXQ30 132   4,26   3,35%

Partai yang punya capres berpeluang raup suara


Selasa, 17 Oktober 2017 / 13:18 WIB
Partai yang punya capres berpeluang raup suara


Reporter: Cecylia Rura | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pesta demokrasi tahun 2019 diramal bakal seru. Pasalnya, hingga Senin (16/10) malam, setidaknya ada sekitar 25 partai politik mendaftar sebagai peserta pemilu 2019.

Selain partai besar yang saat ini menempatkan perwakilannya di kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) seperti Golkar, PDI Perjuangan, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Gerindra, pada pendaftaran peserta pemilu 2019 kali ini, muncul juga sejumlah partai baru.

Sebut saja, Partai Persatuan Indonesia (Perindo) besutan pengusaha Hary Tanoesoedibjo yang baru berdiri Februari 2015. Ada pula Partai Solidaritas Indonesia yang diketuai oleh Grace Natalie yang didirikan November 2014 untuk menggaet pemilih pemuda, dan Partai Idaman yang digawangi pedangdut Rhoma Irama. Selain itu, ada pula Partai Berkarya yang digawangi Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

Pengamat politik Charta Politica Yunarto Wijaya mengungkapkan, dalam pemilu 2019 peluang terbesar tentu dimiliki oleh parpol besar yang saat ini sudah pernah melewati ambang batas parlemen. "Rata-rata parpol lama menurut saya memiliki peluang besar untuk menang meski akan ada sistem baru yang bisa mengubah konstelasi," ujarnya Senin (16/10).

Yunarto menambahkan, ketika pemilu legislatif bersamaan dengan pemilu presiden, logikanya partai yang memiliki calon presiden berpeluang lebih besar meraup suara.

Bila melihat konstelasi itu, Yunarto bilang untuk saat ini partai yang berpeluang mendapat suara besar adalah PDI Perjuangan dan Gerindra yang kini sudah memiliki calon presiden. Di sisi lain, partai baru akan mendapat tantangan tersendiri seperti Partai Solidaritas Indonesia dan Perindo yang sepertinya sulit untuk mengusung kadernya menjadi calon presiden.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×