kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Parpol ramai disokong pengusaha, berdampak besar pada elektabilitas


Rabu, 21 Februari 2018 / 18:18 WIB
ILUSTRASI. GALERI LITERASI DEMOKRASI KPU


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tahun 2019, menjadi momentum pesta politik di Tanah Air, pesta lima tahunan ini akan diramaikan 14 partai politik (parpol) yang akan bertarung di pemilihan legislatif dan presiden.

Sudah menjadi lumrah, pengusaha besar terjun di kancah politik, di tahun depan sejumlah Parpol baru mempunyai pendiri berlatar belakang pengusaha.

Direktur Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti mengatakan partai yang disokong oleh pengusaha kelas kakap akan berpengaruh besar pada elektabilitas parpol.

Menurutnya dengan kucuran dana kampanye yang berlimpah, akan mendorong elektibilitas lebih baik. Selanjutnya, dia bilang cuan dari pengusaha bisa membantu penyediaan sarana dan prasarana dasar parpol. "Dengan sokongan itu, Parpol bisa lebih baik," kata Ray Rangkuti kepada KONTAN, Rabu (21/2).

Tapi, Ray menjelaskan sokongan dana yang dikucurkan pengusaha tersebut akan ada imbal balik. Menurut Ray ada asumsi pengusaha mempunyai target tertentu untuk terjun ke dunia politik.

Kolaborasi calon pemimpin dan pengusaha dibuat dalam rangka menguntungkan kelompok bisnis tertentu. "Efek negatifnya langsung kepada kepala eksekutifnya, bisa disetir oleh pengusha," jelas Ray.

Maraknya operasi tangkap tangan (OTT) anggota eksekutif atau legislatif kerap menarik pengusaha dalam pusaran korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Hal tersebut Ray bilang harus diperhatikan parpol dengan dukungan pengusaha.

"Tapi jangan pesimistis, kemungkinan (KKN) itu sudah semakin diperketat dengan transparansi yang sudah dibangun," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×