kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Para ekonom ini prediksi kinerja ekspor-impor Indonesia bulan April turun tajam


Kamis, 14 Mei 2020 / 16:17 WIB
ILUSTRASI. Bongkar muat di Terminal Peti Kemas (TPK) yang dikelola Pelindo 1.


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

Ekonom PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Andry Asmoro memproyeksi, kinerja ekspor di bulan April akan mengalami kontraksi dalam sebesar 12,74% mom dan kontraksi 6,38 yoy.

"Meskipun mengalami pertumbuhan negatif, kinerja ekspor masih akan lebih baik dikarenakan faktor China import on coal," kata Andry.

Tidak kalah dalam, realisasi impor pada bulan April juga diproyeksikan menurun tajam sebesar 23,91% yoy dan koreksi 12,24% mom. Kegiatan impor ini menurun tajam dikarenakan purchasing managers' index (PMI) manufaktur Indonesia turun cukup besar.

Baca Juga: Ekonom BNI proyeksikan neraca dagang Indonesia surplus US$ 0,92 miliar di April 2020

Adanya penurunan aktivitas produksi akan berpengaruh juga pada laju impor yang akhirnya mengalami penurunan. Dengan begitu, Andry memproyeksi neraca dagang akan mengalami surplus sebesar US$ 558,9 juta.

Chief Economist PT Bank CIMB Niaga Tbk Adrian Panggabean, juga memproyeksikan kinerja perdagangan di bulan April tidak menunjukkan realisasi yang menyenangkan. Ia memproyeksi kinerja ekspor masih bisa tumbuh 5,2% yoy dan laju impor terkoreksi 9,1% yoy.

"Secara keseluruhan, neraca dagang bulan April diproyeksi akan mengalami defisit US$ 200 juta," tandas Adrian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×