kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Papua Nugini bersedia ekstradisi Djoko Tjandra


Senin, 07 Januari 2013 / 14:51 WIB
ILUSTRASI. Karyawan memeriksa daftar harga motor baru di salah satu diler di Tangerang Selatan, Selasa (14/9). ./pho KNTAN/arolus Agus Waluyo/14/09/2021.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

BOGOR. Kejaksaan Agung mengklaim Papua Nugini bersedia mengekstradisi buronan kasus hak tagih Bank Bali Djoko Tjandra. Jaksa Agung Basrief Arief mengatakan Papua Nugini sudah menyampaikan kesediaannya dalam rapat dengan tim terpadu kemarin.

Kendati demikian Basrief belum bisa memastikan kapak proses ekstradisi akan dilakukan. "Saya belum bisa memastikan," katanya.

Djoko Tjandra yang kini menjadi warga negara Papua Nugini telah divonis bersalah oleh Mahkamah Agung. Dia dihukum dua tahun penjara, denda Rp 15 juta serta harus mengembalikan uang sebesar Rp 546 miliar.

Sebelum dieksekusi, Djoko kabur ke luar negeri. Kendati berkewarganegaraan Papua Nugini, Djoko diketahui lebih sering berada di Singapura.

Sebelumnya, Wakil Jaksa Agung Dharmono mengatakan, proses ekstradisi Djoko harus melalui upaya hukum. Menurutnya, pemerintah Papua Nugini harus membatalkan kewarganegaraan Djoko terlebih dahulu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×