kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Panglima TNI Sambut Jenazah Gus Dur di Juanda


Kamis, 31 Desember 2009 / 10:42 WIB


Reporter: Syamsul Ashar, | Editor: Syamsul Azhar

SURABAYA. Jenazah almarhum mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tiba di “Base Ops” Juanda Lanud TNI AL (terminal lama Bandara Juanda) Surabaya, Kamis, pukul 09.40 WIB.

Informasi yang dihimpun ANTARA di Base Ops menyebutkan jenazah Gus Dur beserta rombogan pihak keluarga datang menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU A-1341.

Sesuai rencana, jenazah Gus Dur langsung dibawa ke Pondok Pesantren/PP Tebuireng, Kabupaten Jombang, Jatim, untuk dimakamkan. Rombongan disambut oleh Panglima TNI Djoko Santoso bersama jajarannya di antaranya Kasal Laksamana TNI Agus Suhartono, Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat dan Kasad Jenderal TNI George Toisutta.

Sementara itu, sejumlah tokoh masyarakat baik dari Surabaya maupun Jakarta berdatangan di Base Ops Lanudal Juanda sepeti Ulil Absar Abdallah dari Jaringan Islam Liberal, pengurs NU Jatim, perkumpulan Kong Hu Cu Jatim dan lainnya.

"Saya datang dari Jakarta pagi tadi. Saya merasa kehilangan sosok guru, idola, contoh ideal yang memenuhi jadi sosok pemimpin,” kata Ulil Absar Abdallah.

Mereka, sejak pukul 08.00 WIB terus menunggu kedatangan jenazah Gus Dur di Base Ops untuk kemudian dibawa ke PP Tebuireng Jombang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×