kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Organda minta sektor transportasi darat tidak dikeluarkan dari DNI


Senin, 10 Desember 2018 / 20:05 WIB
Organda minta sektor transportasi darat tidak dikeluarkan dari DNI
ILUSTRASI. Antrian Angkot di Terminal Kampung Melayu, Jakarta


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketidaksetujuan pada keluarnya sektor transportasi dari daftar negatif investasi (DNI) juga keluar dari Ateng Aryono Sekjen DPP Organisasi angkutan darat (Organda).

"Kalau kepemilikan asing 100%, pemerintah tolonglah lihat ini," ungkap Ateng di Hotel JS Luwansa, Senin (10/12).

Menurutnya, pemain di sektor transportasi darat, dari sekitar 85% merupakan usaha kecil menengah (UKM). Selain itu, modal yang dikeluarkan asing pasti lebih banyak karena persoalan nilai tukar rupiah yang rendah.

Terakhir, pengguna moda transportasi angkutan darat merupakan pengguna lokal (local consumption) bukan hasil produksi dengan nilai ekspor sehingga tidak ada leverage ekspor.

Dengan beberapa alasan tersebut menurut Ateng tak seharusnya pemerintah melepas modal kepemilikan asing 100%.

Ateng mencontohkan industri manufaktur perakitan sepeda motor dan mobil. Industri tersebut memberikan leverage melalui penyerapan tenaga kerja dan perpajakan. Poin ini yang membedakan bahwa moda transportasi diusulkan untuk tidak dibuka 100% untuk asing.

Dari pada membuka sektor moda transportasi darat untuk asing, Ateng meminta pemerintah memberikan roadmap yang jelas kualitas mana yang siap berdaya saing. Pemerintah perlu mendorong pengusaha dalam negeri.

Organda meminta pemerintah mereview DNI transportasi, pasalnya sesuai arahan Joko Widodo, UMKMK dikembalikan tidak boleh dibuka untuk asing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×