kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.025,63   -7,01   -0.68%
  • EMAS932.000 -0,96%
  • RD.SAHAM -1.07%
  • RD.CAMPURAN -0.35%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

OECD perkirakan ekonomi Indonesia tahun ini hanya tumbuh 3,3%


Sabtu, 11 Desember 2021 / 06:00 WIB
OECD perkirakan ekonomi Indonesia tahun ini hanya tumbuh 3,3%


Reporter: Bidara Pink | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Ledakan kasus Covid-19 di kuartal III 2021 lalu mengganggu pemulihan ekonomi Indonesia. Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) pun kembali memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2021. 

Prediksi terbaru OECD, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini tumbuh di kisaran 3,3% yoy atau lebih rendah dari perkiraan semula yang sebesar 3,7% yoy. 

Perkiraan pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah ini tak lepas dari adanya lonjakan kasus harian Covid-19 pada kuartal III-2021 yang menyebabkan pemerintah menarik rem darurat berupa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang akhirnya menghambat pemulihan ekonomi. 

“Pemulihan Indonesia terhambat karena ada pembatasan aktivitas dan peningkatan ketidakpastian karena varian Delta menyebar cepat,” tulis lembaga tersebut dalam OECD Economic Outlook Volume 2021, seperti dikutip Jumat (10/12). 

Baca Juga: Upaya menuju pemulihan ekonomi Indonesia pada 2022 setelah diterpa pandemi

Meski perekonomian sempat terpukul pada periode PPKM darurat tersebut, tetapi OECD sudah melihat adanya peningkatan aktivitas ekonomi pada kuartal III-2021 dan belranjut pada kuartal IV-2021 yang mendorong peningkatan permintaan. 

Peningkatan permintaan ini pun menjadi kekuatan bagi pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada tahun ini. 

Selain mendapat suntikan dari prospek pertumbuhan konsumsi rumah tangga, pertumbuhan ekonomi juga didorong oleh kinerja ekspor yang kecipratan berkah dari peningkatan harga komoditas. 

Ke depan, OECD memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa meningkat di tahun 2022 dan di tahun 2023, yaitu di atas 5% yoy. Lebih tepatnya pada tahun 2022 diperkirakan tumbuh di kisaran 5,2% yoy dan di tahun 2023 tumbuh 5,1% yoy. 

Baca Juga: IMF: Pandemi Covid-19 torehkan luka dalam bagi prospek perekonomian

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Storytelling with Data Berkomunikasi dengan Diplomatis dan Asertif

[X]
×